Lokasi: Properti >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Properti9991 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JATENG-2026-53453454.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengingatkan orang tua untuk memeriksa persyaratan secara cermat sebelum mendaftar di setiap jalur.
Setiap jalur memiliki kuota dan mekanisme seleksi berbeda. Jalur domisili menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan bukti surat keterangan. Jalur prestasi menyeleksi berdasarkan capaian akademik dan non-akademik, sedangkan jalur mutasi orang tua/wali dikhususkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan sertifikat prestasi jika mendaftar jalur prestasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi ppdb.surabaya.go.id. Kepala Dispendik Surabaya menegaskan bahwa verifikasi dokumen akan dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan, dan pelanggaran dapat berakibat diskualifikasi peserta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9ugejapgp.html
Sebelumnya: Jorge Jesus Sebut Luka Al Nassr Bisa Diobati
Berikutnya: Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Artikel Terkait
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
PropertiDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Properti】
Baca SelengkapnyaKunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 113
PropertiKunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 113 Kurikulum Merdeka membantu siswa memahami materi Bab 3 tentang Menuangkan Gagasan dalam Artikel Ilmiah Populer. Yeti Islamawati dan Maman menulis buku yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021....
【Properti】
Baca SelengkapnyaKunci Jawaban IPAS Kelas 4 SD Halaman 93
PropertiTidak hanya asap rokok yang membahayakan kesehatan, asap kendaraan bermotor juga terbukti dapat merusak tubuh dan berujung pada kematian. Semakin hari, volume asap kendaraan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah kendaraan di jalan raya....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BCA Buka Magang Bakti 2026 untuk Lulusan SMA-S1
- Unpad Buka Pendaftaran Magister PJJ 2026 Full Daring
- 50 Soal Peluang Matematika Kelas 8 dan Kunci Jawaban
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 163 Tata Surya
- KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
- SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Jadi Sekolah IB Internasional
Artikel Terbaru
ASDP Rayakan HUT Ke-53, Kinerja Tumbuh Berkelanjutan
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 153 Merdeka
50 Soal Peluang Matematika Kelas 8 & Kunci Jawaban
Menteri Koperasi Puji Adaptasi Teknologi KSP Nasari
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 69-70 Kurikulum Merdeka
Tautan Sahabat
- UMKM Ekraf Bali Bisa Pakai Sertifikat HKI untuk Pinjam KUR
- Prakiraan Cuaca Yogyakarta Jumat 15 Mei 2026: Hujan Ringan
- Prakiraan Cuaca Bandung: Seluruh Wilayah Hujan 15 Mei 2026
- Pemilik Warung Nonhalal Sukoharjo Tolak Hapus Menu Babi
- Awal Mula Kasus Pencabulan Santri Ponorogo Terbongkar
- Atap Kelas MTs Muhammadiyah Sragen Roboh, Korban Dengar Kretek
- BMKG: Manokwari Berawan Tebal, Cuaca Papua Barat
- Polisi Tetapkan Istri Tersangka Lukai Suami di Bantul
- Warung Bakso Klaten Tarik Biaya AC Rp3.000 per Orang
- Cuaca Malang dan Batu Hari Ini Cerah Berawan hingga Hujan