Lokasi: Gaya Hidup >>
6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei
Gaya Hidup5847 Dilihat
RingkasanUM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UM-PTKIN-2026.jpg)
UM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional. UM-PTKIN 2026 dapat diikuti lulusan MA, MAK, SMA, SMK, SPM, PDF, PKPPS, dan sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026.
Peserta dapat memilih maksimal tiga program studi pada PTKIN maupun PTN serta menentukan lokasi ujian secara mandiri. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi dengan biaya Rp 200.000 (Dua ratus ribu rupiah), belum termasuk biaya tambahan jika menggunakan bank selain Bank Mandiri. PTKIN terus bergerak menuju internasionalisasi dan digitalisasi melalui tiga pilar utama untuk menyiapkan kompetensi profesional dan karakter unggul.
Melalui UM-PTKIN 2026, institusi ini membuka kesempatan luas bagi generasi muda menjadi bagian dari ekosistem akademik inklusif, inovatif, dan berdaya saing. Abdul Aziz menegaskan PTKIN hadir sebagai institusi yang mengintegrasikan ilmu, nilai, dan karakter dalam lingkungan akademik modern. Pendaftaran masih dibuka hingga akhir Mei 2026 bagi lulusan berbagai jenjang pendidikan menengah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9ijk85l46.html
Artikel Terkait
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Gaya HidupLagu Babak Terakhir kembali populer di 2026 setelah pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode dan menjadi tren digital. La Ode Raimudin atau Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara yang memulai karier sebagai komika sebelum sukses menjadi aktor dan penyanyi-penulis lagu....
Baca Selengkapnya3 Insiden Penyerangan Usai Persija Vs Persib, Pemain Terluka
Gaya HidupPersib Bandung meraih kemenangan 2-1 atas Persija Jakarta, namun sejumlah insiden penyerangan terhadap bobotoh dan skuad Maung Bandung dilaporkan terjadi di beberapa daerah setelah pertandingan. TribunJakarta....
Baca SelengkapnyaDokter Tifa Siapkan 3C Jelang Sidang Ijazah Jokowi
Gaya HidupDokter Tifa memperkenalkan strategi hukum bernama konsep “3C” melalui unggahan di media sosial X pada Rabu (13/5/2026). Aktivis kesehatan sekaligus penulis tersebut menyebut konsep itu terdiri dari Clear Document, Correct Procedure, dan Credible Witness untuk menyelesaikan kasus kontroversi ijazah Joko Widodo....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pelatih Ekuador Sebastian Beccacece Tanpa Karier Pemain
- Tabrakan Beruntun di Tol JORR Cakung, Dua Tewas
- Tabrakan Beruntun di Tol JORR Cakung, Dua Tewas
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai Dua Grogol
- Penasihat Iran Kirim Peringatan ke Trump Sebelum Lawatan ke China
- HP Hilang di Flyover Jatibaru Ditemukan Pedagang
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Pemimpin Al-Qassam Tewas, Negosiasi Gaza Terancam Gagal
- American Airlines Hentikan Penerbangan ke Israel Hingga 2027
- Rusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
- Operasi Udara Israel Targetkan Pemimpin Tertinggi Hamas
- Polisi Malaysia Tangkap 20 WNI Perempuan dalam Penggerebekan
- Hizbullah Serang Israel 14 Kali, Korban Lebanon Tembus 3.020 Jiwa
- China vs AS: Perbandingan Mitra Dagang Terbanyak
- 41 Jenis Hantavirus, Virus Andes di Kapal Pesiar dan Indonesia
- Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian