Lokasi: Pendidikan >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Pendidikan6388 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/94dkazz1b.html
Artikel Terkait
Dua Gelar Al Nassr Lenyap dalam Lima Hari
PendidikanCristiano Ronaldo harus menerima kenyataan pahit setelah timnya, Al Nassr, gagal meraih gelar di Piala Champions Asia. Dengan dukungan suporter tuan rumah yang memadati stadion, Gamba Osaka berhasil memenangkan pertandingan lewat gol tunggal Deniz Hummet pada menit ke-30....
Baca SelengkapnyaCedera Ankle Ubed, Jojo Gantikan Lawan Prancis di Thomas Cup
PendidikanIndra Widjaja menegaskan susunan pemain Tim Thomas Cup Indonesia saat melawan Prancis dibuat berdasarkan kondisi atlet yang tersedia. “Sebenarnya belum banyak yang tahu....
Baca SelengkapnyaMegawati Jadi Pevoli Termahal di Liga Voli Korea 2027
PendidikanMegawati Hangestri Pertiwi membuat kejutan dengan memilih bergabung ke Red Sparks di Liga Voli Korea. Dibandingkan dengan ratu voli Korea, Kim Yeon-koung, pada Musim 2024/2025, pevoli putri dengan bayaran tertinggi dipegang Kim Yeon-koung yang membawa Incheon Life Pink Spiders menjadi juara, dengan bayaran mencapai Rp9,5 miliar per musim....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Teller dan Suami Tersangka Korupsi Bank Pelat Merah Rp2 M
49 Offroader Ramaikan Kejurnas Adventure Offroad Tangkiling
Megawati Butuh Poin, Jordan Wilson Cemerlang di Luar Negeri
Novak Djokovic Angkat Pelatih Baru Jelang Roland Garros
Dua Gelar Al Nassr Lenyap dalam Lima Hari
Jojo Tersingkir di Malaysia Masters karena Terlambat Ubah Permainan
Tautan Sahabat
- Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
- Pemerintah Percepat Pengolahan Sampah TPA Jadi Energi
- Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
- Jaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
- BTN dan KAI Bangun 5.400 Hunian TOD di Empat Kota
- Pasar Eropa dan Amerika Incaran Ekspor Produk Kreatif
- Rupiah Melemah Bukan Strategi Negara Maju, Kata Rhenald
- Promo Indomaret Alfamart 21 Mei: Beras 5Kg Rp67.500
- Rupiah Tembus Rp17.500, Harga Pangan-Elektronik-Obat Melonjak