Lokasi: Bisnis >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Bisnis44388 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/8sepj48ee.html
Artikel Terkait
PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
BisnisLatihan Dasar Kepemimpinan (LDK) 5. 0 yang digelar oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jerman sukses mempertemukan puluhan mahasiswa Indonesia dari berbagai kota di Jerman....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Lulusan Fisika Nuklir
BisnisBudi mengantongi sertifikasi sebagai Chartered Financial Consultant (CHC) dan Chartered Life Underwriter (CLU) dari Singapore Insurance Institute pada 2004. Ia kemudian bergabung dengan PT Bank Bali Tbk....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya5 WNI Ditangkap Israel, 4 Lainnya Berlayar di Siprus
BisnisKementerian Luar Negeri mengungkap nasib 5 WNI yang ditangkap militer Israel dan 4 WNI lainnya yang masih berlayar di perairan Siprus dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla. Para WNI tersebut merupakan bagian dari delegasi Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang membawa bantuan bagi warga Palestina....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
- Siswi Protes LCC Josepha Alexandra Diundang MPR dan Ditawari Beasiswa
- Misbakhun Optimistis Pasar Modal Indonesia Tetap Kuat
- Irjen Kalingga Rendra Raharja Resmi Jabat Kapolda NTB
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
- Gubernur BI Dipanggil Prabowo Bahas Rupiah Melemah
Artikel Terbaru
Spotify Luncurkan Party of the Years di Ultah ke-20
Jurnalis dan Aktivis Indonesia Difoto Sebelum Ditangkap Israel
Kadin Dukung Gerakan Nasional Perlindungan PMI Menyeluruh
Polisi Militer Periksa 21 Saksi Kasus Penembakan Pratu
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
MC LCC Kalbar Minta Maaf Usai Ucap 'Mungkin Perasaan Adik-Adik'
Tautan Sahabat
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya Picu Stroke
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar