Lokasi: Berita >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Berita78594 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/8kb19mema.html
Artikel Terkait
Portugal Panggil 28 Pemain Piala Dunia 2026, Jota Simbol Kekuatan
BeritaRoberto Martinez hanya mendaftarkan 26 pemain untuk skuad final Timnas Portugal, bukan 27 pemain seperti yang sempat digemborkan. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa Ricardo Velho (Gençlerbirligli) tidak akan duduk di bangku cadangan timnas, melainkan menjadi pemain tambahan (+1) yang selalu dibawa dalam setiap momen....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKlaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
BeritaEA Sports menghadirkan hadiah spesial berupa gemsh dan rank up bagi para manajer virtual yang ingin membangun tim impian tanpa harus melakukan top-up. Kode redeem tersebut dapat segera diklaim melalui situs resmi EA di redeem....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMenkomdigi Wajibkan Nomor Telepon untuk Registrasi Medsos
BeritaMenteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan rencana pemerintah untuk mewajibkan pencantuman nomor telepon dalam re-registrasi pengguna media sosial guna memperjelas identitas. "Ini juga hal yang mungkin belum kita laporkan terkait rencana re-registrasi terhadap pengguna media sosial dengan memberikan akuntabilitas," kata Meutya dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Jakarta, Senin (18/5/2026)....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
Kode Redeem FC Mobile 19 Mei 2026, Klaim Sekarang
Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
Prakiraan Cuaca Pontianak Besok: Pagi Cerah, Malam Berawan
DM Instagram Tak Terenkripsi, Privasi Pengguna Dipertanyakan
Tautan Sahabat
- Tabrakan Beruntun di Tol JORR Cakung, Dua Tewas
- Menteri Pigai Larang Tembak Begal, Polda Utamakan Keselamatan
- BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan Selasa, 12 Mei 2026
- Polisi Gadungan Bersenpi Rampas Motor di Jakut
- Pasar Taman Puring Diratakan, Pedagang Tagih Janji Pramono
- Pemuda Tewas di Biliar Jakbar Saat Lindungi Pacar
- Begal Kebon Jeruk Ditangkap, Tiga Pelaku Masih Buron
- Dokter RS Semanggi Dilaporkan Diduga Malpraktik Ring Jantung
- Pengedar Ratusan Tramadol dan Hexymer di Babelan Bekasi Ditangkap
- Polda Metro Tangkap 16 Begal dan Sita Senjata Api