Lokasi: Teknologi >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Teknologi54282 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/7zzryvht8.html
Artikel Terkait
Dick Advocaat: Pelatih Tertua Piala Dunia Timnas Curacao
TeknologiPelatih sepak bola asal Belanda, Dick Advocaat, kembali menjadi sorotan di usia 78 tahun setelah memutuskan mundur dari jabatan pelatih pada Februari 2026 lalu karena kondisi kesehatan putrinya. Keputusan itu langsung disambut positif oleh pemain dan sponsor tim nasional Curacao yang menginginkan Advocaat kembali memimpin skuad menuju Piala Dunia....
Baca SelengkapnyaToyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
TeknologiErnando menilai insentif kendaraan listrik merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat dihubungi Tribunnews....
Baca SelengkapnyaHonda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
TeknologiPabrikan sepeda motor asal Jepang, Honda, mengajukan paten untuk teknologi kopling baru pada motor listrik yang dirancang untuk ajang kompetisi motorcross. Paten tersebut mengacu pada CR Electric Proto milik Honda dan menyoroti tuas kopling yang dipasang di setang kiri, meskipun motor tersebut sepenuhnya listrik....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Trump Minta Bantuan Xi Jinping Bujuk Iran
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
- Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
Artikel Terbaru
Atlet Muda Dinov Siap Bertarung di YOG Dakar 2026
Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
Persik vs Persija 1-3, Macan Kemayoran Akhiri Liga 1 di Tiga Besar
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
Tautan Sahabat
- FIBA Tunjuk XTB sebagai Sponsor Global Piala Dunia Basket
- Ducati Coba Bangkit di MotoGP Catalunya 2026, Jumat
- Megawati Gabung Latihan Hyundai Hillstate Juli 2025
- Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026
- Jojo Tenang ke Semifinal, Ubed Singkirkan Lakshya Sen
- Klasemen MotoGP 2026: Diggia Kagetkan Bezzecchi dan Martin
- Gregoria Mariska Belum Pensiun, Penyelamat Badminton Olimpiade
- Megawati Hangestri Samar di Deretan Pemain Asing Liga Voli Korea
- Ganda Malaysia Goh/Nur Dijagokan Juara Thailand Open 2026
- Atlet Muda Dinov Siap Berlaga di YOG Dakar 2026