Lokasi: Kuliner >>
Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
Kuliner3854 Dilihat
RingkasanPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/7rbpqxc0o.html
Artikel Terkait
Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
KulinerKepulauan Senkaku yang dipersengketakan menjadi salah satu contoh sengketa wilayah yang dimanfaatkan dalam propaganda pro-China. Menurut para pengamat, perkembangan AI membuat operasi propaganda pada masa depan semakin sulit dikenali masyarakat umum....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaNiat Puasa 10 Hari Sebelum Idul Adha Lengkap
KulinerRasulullah SAW tidak pernah meninggalkan empat amalan utama selama hidupnya, sebagaimana diriwayatkan oleh Hafshah RA. Keempat amalan tersebut menjadi teladan penting bagi umat Muslim, terutama dalam menyambut bulan Dzulhijjah....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaNoel Ebenezer Jalani Sidang Tuntutan Korupsi K3
KulinerKuasa hukum Noel Ebenezer, Aziz Yanuar, menyatakan bahwa hari ini jaksa akan membacakan tuntutan. Sebelumnya, Noel menyatakan kesediaannya dihukum mati jika terbukti memeras pengusaha Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3)....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
- BNI-PBSI Dorong Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026
- Kemenkes Peringatkan Demam Usai Bepergian dari Afrika
- Perry Warjiyo Disarankan Mundur Buntut Rupiah Melemah
- 2 Sejarah Man City di Piala FA: Semenyo dan Guardiola
- Trump Apresiasi Prabowo, Indonesia Masuk BoP
Artikel Terbaru
Al Nassr Gagal Juara, CR7 Tolak Medali dan Banting Papan
Logo Harkitnas 2026, Tema dan Makna Peringatan ke-118
Video Menkeu Tawarkan Bantuan Modal, Kemenkeu Sebut Hoaks
Gubernur BI Didemo Anggota DPR Minta Mundur Imbas Rupiah
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Ibrahim Arief Dituntut 15 Tahun, Vonis Chromebook Dibacakan
Tautan Sahabat
- Polisi Militer Periksa 21 Saksi Kasus Penembakan Pratu
- Prakiraan Cuaca 19-25 Mei 2026: Gelombang Atmosfer Pengaruhi Hujan
- MK Putuskan Ibu Kota RI Tetap Jakarta Sebelum Keppres
- Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei: Sejarah dan Maknanya
- AKP Deky Tiba di Bareskrim, Tangan Diborgol
- Jadwal Libur Idul Adha 2026: Ini Perkiraan Tanggalnya
- Pemerintah Diminta Tata Ulang Aturan Kadar Nikotin-Tar
- MK Tolak Gugatan UU LLAJ, Dorong Deteksi Kantuk Sopir
- Agenda Jokowi Keliling Indonesia, Yunarto Sebut Untungkan PSI
- PDIP Sebut Jokowi Berkeliling Indonesia Ancam Prabowo