Lokasi: Berita >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Berita9377 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/7nb5yfvh1.html
Artikel Terkait
Waspada Cuaca Ekstrem: Jatim Hujan Sangat Lebat Besok
BeritaBMKG memprakirakan sejumlah daerah di Indonesia berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat pada Sabtu (16/5/2026). Provinsi Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan Maluku menjadi wilayah dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKlaim Kode Redeem FC Mobile 10 Mei: Pemain 117 OVR
BeritaEA Sports memberikan hadiah berupa gems dan rank up bagi para manajer virtual yang ingin membangun tim impian tanpa harus top-up. Pemain harus segera mengklaim kode redeem melalui situs resmi EA di redeem....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKode Redeem Mobile Legends 12 Mei 2026 Gratis
BeritaMobile Legends kembali memberikan kesempatan bagi pemain untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik seperti skin packs, moonstones, trial cards, magic dust, dan skin fragments. Pemain harus memperhatikan batas waktu dan jumlah pemain yang tersedia sebelum mengklaim kode hadiah yang bisa langsung ditambahkan secara otomatis ke akun game Mobile Legends....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lamine Yamal Dibela PM Spanyol Usai Kibarkan Bendera Palestina
- Prime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+
- Reddit Blokir Akses Web Ponsel, Paksa Unduh Aplikasi
- Akun Medsos Wajib Nomor Ponsel Demi Ruang Digital Sehat
- Claudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia
- Pre-Order MacBook Neo Indonesia Dibuka 15 Mei 2026
Artikel Terbaru
Luna Maya Bongkar Pembiayaan Rumah Tangga, Bantah Maxime Numpang Hidup
iCloud+ Dapatkan Fitur Hide My Email Lebih Praktis
OpenAI Hadirkan Fitur Keuangan Pribadi di ChatGPT
Google Perluas Fitur Mirip AirDrop ke OPPO, Xiaomi
Bentrok Antarsuku di Wamena Tewaskan 13 Orang Akibat Lakalantas
Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
Tautan Sahabat
- Kronologi Neuer Kembali ke Timnas Jerman Panggilan Nagelsmann
- Skenario Persis Solo Bertahan: Madura United Dilarang Menang
- Jorge Jesus Sebut Luka Al Nassr Bisa Diobati
- Pimpinan Komisi X Minta Evaluasi Total PSSI Usai Bentrok Suporter
- Southampton Gagal Promosi Akibat Skandal Mata-mata
- Super League 2026/2027: 16 Tim Pasti, Persis vs Madura United Berebut Satu
- Profil Nico Paz, Wonderkid Argentina Incaran Piala Dunia 2026
- Tony Popovic Selamatkan Australia ke Piala Dunia 2026
- Peralta Bawa Borneo FC Kalahkan Bali United 3-2
- BTS, Shakira, Madonna Meriahkan Final Piala Dunia 2026