Lokasi: Otomotif >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Otomotif99569 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/7klesmsg5.html
Sebelumnya: 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
Berikutnya: Setengah Langit - Idgitaf Ft Dere: Kunci Gitar Bahagia
Artikel Terkait
PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
OtomotifPeriklindo bersama Dyandra Promosindo kembali menggelar Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta dengan tema "The Future of A Clean and Efficient Mobility". Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung perkembangan industri berdasarkan capaian luar biasa pada tahun sebelumnya....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaYani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
OtomotifIndonesia menjadi negara dengan kasus Tuberkulosis terbanyak berdasarkan Global Tuberculosis Report 2024. Ketua Umum Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), Yani Panigoro, menceritakan perjuangan para kader PPTI dalam mendukung pemberantasan penyakit tersebut....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaEl Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
OtomotifKetua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan bahwa anak merupakan kelompok paling rentan menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang memicu suhu panas dan kekeringan berkepanjangan. Menurutnya, perubahan cuaca tersebut perlu diwaspadai karena dapat memicu berbagai gangguan kesehatan pada anak....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Arema FC Kunci Posisi 10 Besar Usai Bantai PSIM 3-1
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Artikel Terbaru
Pimpinan Ponpes Ponorogo Tersangka Cabuli 11 Santri
PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
Taisei Marukawa Beri Kode Naturalisasi ke PSSI
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Tautan Sahabat
- Kebutuhan Energi Primer Diproyeksi Tumbuh 5 Persen per Tahun
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- Indonesia Ekspor 500 Ribu Ton Beras, Malaysia Minta Rp16.000
- BRILink Toko Tika Jadi Jembatan Finansial Buruh Pabrik
- Promo Alfamart, Indomaret, Superindo 13 Mei: Minyak Fortune Rp42.800
- Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
- IHSG Kembali Merosot, Tinggalkan Level 6.300
- Pacific Palace Hotel Batam Sajikan Buffet Nusantara Rp99 Ribu
- Prabowo Bentuk Danantara, Ekspor SDA Satu Pintu
- Kaesang-Akbar Himawan Hadiri Malam Dukung Bryan Ketum HIPMI