Lokasi: Gaya Hidup >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Gaya Hidup564 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/7eezssuz3.html
Artikel Terkait
Tersangka Penembakan Trump Mengaku Tidak Bersalah
Gaya HidupAllen didakwa setelah diduga mencoba menyerang Presiden Donald Trump saat acara White House Correspondents' Dinner di Hotel Washington pada Sabtu (25/4/2026). Pria berusia 31 tahun itu hadir di ruang sidang dengan pakaian tahanan oranye, tangan dan kakinya dirantai selama proses pembacaan dakwaan....
Baca SelengkapnyaBea Cukai Buka 8 Poin Soal Pemeriksaan Kartu Pokemon
Gaya HidupSeorang perempuan berinisial JES menjadi viral di media sosial setelah menangis saat diperiksa petugas Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta karena membawa kartu Pokémon dari luar negeri. Bea Cukai memberikan penjelasan resmi terkait kronologi pemeriksaan yang dinilai terlalu lama oleh perempuan tersebut....
Baca SelengkapnyaPolisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
Gaya HidupSeorang mahasiswi asal Indonesia berinisial DNF (22) ditemukan tewas di apartemennya di Jepang setelah diduga mengalami keguguran. Kasus ini terungkap setelah DNF mengaku kepada seorang kenalannya bahwa dirinya sedang hamil dan mengalami keguguran....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- IRGC Iran Bocorkan Serangan ke AS Pakai Satelit China
- Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
- DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
- Aktivis Sumud Flotilla Berpelukan Usai Diculik Kapal Israel
- iPhone Ultra Foldable Hanya Dua Warna Siap Meluncur
- Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
China vs AS: Perbandingan Mitra Dagang Terbanyak
AS Siapkan Operasi Sledgehammer, Ancaman Perang Iran Menguat
Jepang Bentuk Kelompok Kerja Khusus Kerjasama Pertahanan dengan RI
Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
PM Greenland Tegaskan Wilayahnya Tak Akan Dijual ke AS
Tautan Sahabat
- Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa
- Aset OK Bank Tembus Rp13,42 Triliun, Laba Bersih Naik 3 Kali Lipat
- Dolar Tembus Rp 17.701, Harga Energi Melonjak
- Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional
- Rebalancing MSCI Dinilai Dorong Penguatan Pasar Modal
- Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- Pernyataan Prabowo soal Dolar Dinilai Menyesatkan dan Menggelikan
- Lesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
- Prabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale