Lokasi: Properti >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Properti892 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/7535ubpp8.html
Artikel Terkait
Reza Gladys Minta Rieke Dengar Dua Sisi Soal Komisi 13
PropertiKuasa hukum Reza Gladys, Julianus Sembiring, menilai semua pihak yang terlibat dalam perkara sebaiknya turut didengar sebelum ada pendampingan atau pengambilan sikap. Julianus menekankan keseimbangan informasi penting agar setiap pihak memperoleh perlakuan yang setara di hadapan hukum....
【Properti】
Baca SelengkapnyaAyu Ting Ting Digandeng Pria Diduga Politisi, Ini Reaksinya
PropertiAyu Ting Ting terekam kamera netizen saat berjalan beriringan di bioskop bersama seorang pria. Foto tersebut menyebar di postingan akun X @99907i pada Kamis (14/5/2026)....
【Properti】
Baca SelengkapnyaEza Gionino Akui Nasib Rumah Tangganya Menggantung
PropertiEza Gionino mengaku bingung dengan status rumah tangganya bersama Eca setelah Mahkamah Agung menguatkan putusan yang menyatakan keduanya masih sah sebagai suami-istri secara hukum negara. Meskipun secara data hukum masih terikat, Eza menegaskan bahwa secara agama ia dan Eca sudah berpisah karena telah menjatuhkan talak saat kondisi emosional....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Inara Rusli Ungkap Alasan Belum Cabut Laporan Ilegal Akses
- Dewi Rezer Borong Tas Mewah Sitaan Korupsi di BPA Fair
- Bonjour Bakery Tayang di Viki, 4 Aktor Ternama Bersinar
- Orang Tua Paksa Target Prestasi, Les Seni Bikin Anak Stres
- Manchester United Bidik JJ Gabriel untuk Debut Termuda
- Baim Wong Kaget Filmnya Dikritik Pedas Warganet
Artikel Terbaru
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Merasa Gagal
Kuasa Hukum Sebut Itikad Insanul Fahmi di Kasus Mawa
Jennifer Coppen Cemburu Lihat Kamari dan Kekasih Justin Hubner
Cristiano Ronaldo Tak Pantas Dipuja Meski Al Nassr Juara
Kuasa Hukum Ungkap Ritual Pesugihan Gunung Kawi Seret Sarwendah
Tautan Sahabat
- Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei
- Tersangka Penembakan Trump Mengaku Tidak Bersalah
- Trump Yakin Perang AS-Iran Segera Berakhir dengan Kemenangan
- Trump Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Gagal
- Aktivis Sumud Flotilla Berpelukan Usai Diculik Kapal Israel
- Gunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
- Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
- Xi Jinping Buka Peluang Bisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah
- Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
- Inggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon