Lokasi: Gaya Hidup >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Gaya Hidup246 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/71krxpzgm.html
Artikel Terkait
Polisi Malaysia Tangkap 20 WNI Perempuan dalam Penggerebekan
Gaya HidupDirektur Divisi Penegakan Hukum NRD, Mazhad Abdul Aziz menyatakan sebanyak 26 individu ditahan setelah pemeriksaan terhadap 134 orang di sebuah kantor dan gudang perusahaan pakaian. Dari total yang diperiksa, 108 orang merupakan warga negara asing yang dibawa ke NRD Putrajaya untuk penyelidikan lebih lanjut berdasarkan Peraturan 25(1)(e) Peraturan Pendaftaran Nasional 1990....
Baca SelengkapnyaProgram Goes to Campus I.League Bekali Peserta Peluang Karier Sepakbola
Gaya HidupRatusan mahasiswa memadati Gedung Olahraga (GOR) Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada Rabu (13/5/2026) dalam acara puncak perjalanan edukasi yang telah menyambangi 10 kota, 10 kampus, dan 10 SMA di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan dimulai pukul 09....
Baca SelengkapnyaNewcastle Kalahkan West Ham, Tottenham Semakin Dekat Bertahan
Gaya HidupChelsea berpeluang besar untuk lolos ke kompetisi Eropa sekaligus menyaksikan rival sekotanya, Tottenham Hotspur, terdegradasi ke Championship jika berhasil meraih kemenangan di laga pamungkas. Peluang kemenangan The Blues di Stamford Bridge kini menurun drastis menjadi 6,17 persen setelah pertandingan sebelumnya....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- Wasit Liga Inggris Akui Gol MU Tak Sah Akibat Handball Mbeumo
- Raul dan Matarazzo Jadi Opsi Jika Mourinho Batal ke Madrid
- Al Nassr Santai, Al Hilal Tegang Ditinggal Inzaghi
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Arsenal Menang 1-0, Arteta Pantau Bournemouth vs City
Artikel Terbaru
Kabar Pernikahan Mail dan Shella, Timnas Tanpa Pelatih
Hattrick Messi Dibatalkan MLS, Tertinggal Enam Trigol dari Ronaldo
Arteta Dukung Bournemouth Kalahkan Teman Masa Kecil Guardiola
AC Milan Cuci Gudang, Rafael Leao dan 4 Pemain Lain Dijual
AS dan Israel Siap Hujani Iran dengan Serangan Mematikan
Man United Incar Valverde Manfaatkan Kerenggangan Madrid
Tautan Sahabat
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes