Lokasi: Bisnis >>
Gap Year Buka Peluang Lebih Luas ke Kampus
Bisnis356 Dilihat
RingkasanSebanyak 5. 400....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/GANESHA-OPERATION-Ilustrasi-gap-year-Ba.jpg)
Sebanyak 5.400.167 siswa kelas 12 SMA, SMK, dan MA di Indonesia pada 2025 harus menghadapi persaingan ketat memperebutkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) impian. Persaingan tersebut tidak hanya datang dari lulusan tahun berjalan, karena dalam seleksi SNBT 2026, lulusan 2025 dan 2024 masih memiliki kesempatan mengikuti ujian kembali. Kelompok inilah yang dikenal sebagai siswa gap year, yaitu mereka yang memutuskan menunda kuliah untuk mempersiapkan diri lebih matang.
Sebagian siswa gap year memilih fokus belajar kembali agar peluang masuk PTN impian semakin besar, sementara yang lain tetap berkuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sambil mempersiapkan diri mengikuti seleksi PTN pada tahun berikutnya. Tidak sedikit pula siswa yang sebenarnya sudah diterima di suatu jurusan namun memutuskan untuk tidak mengambilnya demi mengejar pilihan yang lebih sesuai. Risiko salah jurusan sebenarnya dapat diminimalkan melalui perencanaan matang sejak awal, termasuk memanfaatkan layanan konsultasi jurusan dan konsultasi pemilihan PTN dari lembaga pendidikan terpercaya.
Di tengah tekanan sosial yang sering muncul, banyak orang masih memandang gap year sebagai keputusan negatif, padahal periode ini dapat dimanfaatkan secara produktif. Dengan strategi belajar yang tepat, siswa gap year justru memiliki keunggulan berupa waktu lebih banyak untuk mempersiapkan ujian dan memperkuat pemahaman materi. Langkah ini menjadi kunci untuk meraih kursi di PTN favorit tanpa harus menyesal di kemudian hari.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6833odbc5.html
Artikel Terkait
MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahir Dua Juara Baru
BisnisTurnamen sepak bola putri usia dini di Lapangan Bogowonto dan Lapangan Bola Jala Krida, Surabaya, melahirkan dua juara baru, yaitu SDN Pacarkeling V/186 B di kategori KU 12 dan SDN Manukan Kulon di kategori KU 10. Partai final KU 12 mempertemukan SDN Pacarkeling V/186 B melawan SDN Manukan Kulon dengan pertandingan sengit yang harus ditentukan lewat adu penalti....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bebas Lumpur
BisnisSebanyak 690 dari 691 sasaran pembersihan lumpur pascabencana telah selesai ditangani atau mencapai 99,86 persen hingga 12 Mei 2026, menurut catatan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera. Juru Bicara Satgas PRR, Amran, dalam konferensi pers di Jakarta pada Minggu (17/5/2026) menyatakan progres pembersihan lumpur menunjukkan hasil signifikan sehingga masyarakat mulai dapat kembali beraktivitas secara normal....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaCuaca Malang dan Batu Hari Ini Cerah Berawan hingga Hujan
BisnisBMKG memprakirakan suhu udara di kawasan dataran tinggi tersebut umumnya berawan dengan potensi hujan ringan menjelang sore dan malam. Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang terjadi di wilayah Indonesia bagian barat....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dede Sunandar Talak Istri Lewat Telepon, Karen Hertatum Syok
- SMAN 1 Sambas Juara Cerdas Cermat 4 Pilar MPR
- Rico Waas Berobat ke Luar Negeri, Klaim Tak Pakai APBD
- Kronologi Wagub Sumbar Kecelakaan Tunggal di Solok
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik di Polda Kaltim
Artikel Terbaru
Koperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei: Siang Cerah, Malam Hujan
Jokowi Yoga di Solo Jelang Safari Keliling Indonesia Juni
Aditya Halindra Bupati Mirip Partai Disorot Mobil Dinas
Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Peredaran Etomidate
Tautan Sahabat
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung