Lokasi: Bisnis >>
BCA Finance Peduli 2026 Dibuka untuk Mahasiswa D4/S1
Bisnis6182 Dilihat
RingkasanProgram Beasiswa BCA Finance 2026 resmi dibuka bagi mahasiswa aktif semester 5 hingga maksimal semester 8 yang membutuhkan dukungan biaya kuliah sekaligus persiapan memasuki dunia kerja. Melalui program tersebut, penerima beasiswa akan memperoleh bantuan dana pendidikan sebesar Rp3....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BEASISWA-BCA-FINANCE-2026-345W1RWEREW.jpg)
Program Beasiswa BCA Finance 2026 resmi dibuka bagi mahasiswa aktif semester 5 hingga maksimal semester 8 yang membutuhkan dukungan biaya kuliah sekaligus persiapan memasuki dunia kerja. Melalui program tersebut, penerima beasiswa akan memperoleh bantuan dana pendidikan sebesar Rp3.500.000 per semester. Tidak hanya itu, mahasiswa penerima beasiswa di semester 8 juga akan mendapatkan pelatihan dan pembekalan karier sebagai bekal menghadapi dunia profesional.
Dikutip dari laman resmi, pendaftaran program ini terbuka untuk mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Persyaratan utama meliputi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00, surat rekomendasi dari dosen, dan surat keterangan aktif kuliah. Calon pendaftar juga harus melengkapi berkas seperti fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), transkrip nilai, serta esai tentang motivasi dan rencana karier.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui tautan resmi yang disediakan di situs BCA Finance. Batas akhir pengiriman berkas adalah pada tanggal 31 Maret 2026. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan link pendaftaran dapat diakses langsung di laman resmi program Beasiswa BCA Finance 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/62dp2iw8m.html
Artikel Terkait
Daftar 26 Pemain Skotlandia Piala Dunia 2026
BisnisSkotlandia kembali berlaga di Piala Dunia setelah terakhir kali berpartisipasi pada edisi 1998. Kini, The Tartan Army memiliki ambisi besar untuk menorehkan sejarah baru di turnamen tersebut....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
BisnisNilai tukar rupiah terus melemah dan telah menyentuh level Rp 17. 500 per dolar AS, dengan potensi mencapai Rp 17....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaJaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
BisnisBrantas Abipraya membangun jaringan irigasi untuk memperkuat sektor pertanian di wilayah Lampung Barat. Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, menyampaikan pembangunan rehabilitasi ini mencakup ruang lingkup pekerjaan persiapan, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), pekerjaan saluran, pekerjaan pasangan, hingga rehabilitasi bangunan bagi, sadap dan bagi sadap....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Bardia Saadat Cedera, Bela Jakarta Bhayangkara Batal
- Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo: Minyak Sania 1L Rp21.600
- Bank BSN Raih Apresiasi Menteri PKP Kuasai Pasar KPR Subsidi Syariah
- Lautaro Sejajar Legenda, Chivu Dua Kali Double Winner
- BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu
Artikel Terbaru
Dua Gelar Al Nassr Lenyap dalam Lima Hari
Mentan Amran Titip Harga Minyak Goreng Stabil Jelang Iduladha
BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Promo KPR, KKB, Cashback
Indonesia dan Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
Persis Solo di Ujung Tanduk: 2 Skenario Selamat dari Degradasi
Biaya Logistik RI Tinggi, Bukan Hanya Soal Transportasi
Tautan Sahabat
- 5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
- Kereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
- Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
- Iran Tolak Tuntutan AS, Balas Tanggapan Washington Terbaru
- Idul Adha Gaza Nestapa, Ternak Habis Harga Kurban Melonjak
- Tiga Negara Uni Eropa Desak Sanksi untuk Menteri Israel
- DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
- Iran Sambut Diplomasi China-Pakistan di Tengah Konflik
- Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?