Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Gaya Hidup553 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/62b60ll3y.html
Artikel Terkait
Wasit Liga Inggris Akui Gol MU Tak Sah Akibat Handball Mbeumo
Gaya HidupAsosiasi Wasit Pertandingan Profesional (PGMO) mengakui adanya kesalahan pada gol kedua Manchester United yang dicetak Matheus Cunha pada menit ke-54 dalam laga melawan Nottingham Forest. Gol tersebut seharusnya tidak sah karena didahului handball oleh rekan setimnya, Mbeumo....
Baca SelengkapnyaPolisi Selidiki Viral Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit
Gaya HidupPencurian sepeda motor dengan senjata api terjadi di sebuah indekos di Jalan H. Naman, Pondok Kelapa....
Baca SelengkapnyaPemuda Tewas di Biliar Jakbar Saat Lindungi Pacar
Gaya HidupPolisi masih mendalami insiden tewasnya Dico di Weston Billiard, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Minggu (10/5/2026) dini hari. Peristiwa itu diduga berawal saat korban berusaha melindungi kekasihnya yang terlibat cekcok dengan pengunjung lain....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
- ART di Bekasi Ditangkap Curi Perhiasan Majikan karena Uang Gaib
- AMPG Kawal Kebijakan Sekolah Swasta Gratis Jakarta
- Pemprov DKI dan Polda Integrasikan 50 Ribu CCTV Jakarta
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- Peredaran 100 Vape Etomidate di Tangerang Terbongkar
Artikel Terbaru
6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KRL di Lenteng Agung
Polisi Gagalkan Balap Liar dan Pesta Miras di Tangsel
Polisi Tangkap 3 Pengedar Obat G di Bekasi, Sita Ratusan Butir
Menkomdigi Wajibkan Nomor Telepon untuk Registrasi Medsos
Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KRL di Lenteng Agung
Tautan Sahabat
- 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
- Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
- PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
- Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik