Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Kuliner312 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/62b39ifph.html
Artikel Terkait
Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
KulinerIran menegaskan program nuklirnya sepenuhnya berada di bawah kendali sendiri. Pernyataan itu disampaikan Teheran dalam merespons perkembangan terbaru di kawasan....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaDosen UNU Blitar Lecehkan Belasan Mahasiswi
KulinerSebanyak 27 dari 29 kasus kekerasan di UNU Blitar merupakan kasus kekerasan seksual. Pihak kampus melalui Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNU Blitar mengaku telah mengambil langkah serius usai menerima laporan dari seorang mahasiswi pada 23 April 2026....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKronologi Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Dini Hari
KulinerSeorang warga Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta menjadi korban pembacokan hingga tewas di Jalan Magelang pada Minggu dini hari sekitar pukul 03. 30 WIB....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Eks Pemain Bhayangkara Presisi Proliga 2025 Main di Korea
- Kronologi Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Dini Hari
- Prakiraan Cuaca Bali: Besakih Hujan Petir, 8 Wilayah Waspada
- Pedangdut Surabaya Tipu 84 Orang Arisan Bodong Rp1,8 M
- Enzo Maresca Sah Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
- Warga Bongkar Kiai Ashari Punya Bekingan, Diusir Tapi Balik
Artikel Terbaru
Messi diragukan, Piala Dunia 2026 tak sempurna tanpa La Pulga
Prakiraan Cuaca Madura: Hujan Landa Sampang dan Pamekasan
Prakiraan Cuaca Flores: Dominan Berawan, Potensi Hujan Hari Ini
Polwan Maluku Digerebek, Propam Usut Dugaan Selingkuh
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
Awal Mula Kasus Pencabulan Santri Ponorogo Terbongkar
Tautan Sahabat
- Insiden Le Mans: Tendangan Pecco Bagnaia Kontroversial
- Kiandra Ramadhipa Peringkat 3 Klasemen Red Bull Rookies Cup
- Ganda Malaysia Goh/Nur Dijagokan Juara Thailand Open 2026
- Thalita Petik Pelajaran Usai Kalah Rubber dari Ratchanok
- Bardia Saadat Cedera, Bela Jakarta Bhayangkara Batal
- 10 Besar BWF Stabil, Alwi Farhan Naik Ranking Thailand Open
- Jumpa Pasangan Muda China, Fajar/Rian Uji Nyali di Thailand Open
- Ananda Mikola Pimpin MGPA, Mandalika Pusat Talenta Motorsport
- Klasemen MotoGP 2026: Diggia Kagetkan Bezzecchi dan Martin
- Ketum NOC Temui Menkeu Bahas Anggaran Atlet