Lokasi: Bisnis >>
Daftar Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Jogja 2026
Bisnis92639 Dilihat
RingkasanUPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta, Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian merupakan komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus," ujar Machya Astuti Dewi. Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta.
Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh lokasi dengan metode Paper Based Test (PBT). Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5nat8egp2.html
Sebelumnya: Google-Meta Tingkatkan Kualitas Instagram di Android
Berikutnya: Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Artikel Terkait
6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
BisnisPada 16 Mei 1966, pemimpin Partai Komunis China, Mao Zedong, memulai kampanye besar-besaran untuk membersihkan negara dari pengaruh kapitalisme dan cara berpikir borjuis, sekaligus menyingkirkan para rival politiknya. Selama kampanye tersebut, para pendukung Mao menghancurkan warisan budaya serta memimpin interogasi, penghinaan, dan pemukulan terhadap guru, kaum intelektual, dan pihak-pihak yang dianggap musuh negara....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaLayvin Kurzawa Cedera Akhir Musim Usai Kemenangan Persib
BisnisDua gol Adam Alis menjadi penyelamat Maung Bandung setelah sempat tertinggal dalam laga krusial tersebut. Kemenangan ini sangat penting karena membawa Persib Bandung tetap berada di puncak klasemen dengan 75 poin dari 32 pertandingan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaBoikot Suporter Inter Miami, La Familia Hentikan Dukungan Messi
BisnisInter Miami berhasil mengalahkan Portland Timbers yang berkunjung ke Nu Stadium pada Senin (18/5/2026). Meskipun meraih tiga poin yang menjadi target utama, pertandingan ini juga menjadi momen unik bagi kelompok suporter La Familia....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Napoli Siapkan Rp899 Miliar Usai Lolos Liga Champions
- 55 Pemain Awal Timnas Argentina Piala Dunia 2026: Messi Pimpin, Dybala Absen
- Spurs Gagal Menjauh, Ancaman Degradasi Liga Inggris Masih Ada
- Koalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar
- Jorge Jesus Tinggalkan Al Nassr, Ronaldo Dapat Pelatih Baru?
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Persib Bandung Siap Pecahkan Rekor Hattrick Juara Liga Setelah 55 Tahun
Tony Popovic Selamatkan Australia ke Piala Dunia 2026
Juventus Butuh Bantuan 3 Tim untuk Lolos Liga Champions
ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
Messi Akhirnya Menang di Kandang, Kutukan Patah di MLS
Tautan Sahabat
- Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
- Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- Iran Ingin Upayakan Perdamaian, Termasuk Lebanon
- Elon Musk dan 17 Bos AS Temui Xi Jinping di China
- Penahanan Jurnalis Slamet Ariyadi oleh Israel Ancam Kebebasan Pers
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- Operasi Udara Israel Targetkan Pemimpin Tertinggi Hamas
- Menlu RI Serukan Reformasi Sistem Global di Forum BRICS
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas