Lokasi: Properti >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Properti87737 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5lusnmoef.html
Artikel Terkait
Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
PropertiSirkuit Catalunya, Spanyol, menjadi saksi hasil berbeda bagi dua pembalap Aprilia Racing yang memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026 pada Sabtu (16/5) malam WIB. Marco Bezzecchi sebagai pemimpin perebutan gelar juara dunia hanya menambah satu poin setelah finis di peringkat sembilan, atau zona terakhir yang memberikan angka....
【Properti】
Baca SelengkapnyaJurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Kapal GSF Hilang
PropertiKementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan komunikasi dengan kapal dan jurnalis, di mana sedikitnya 10 kapal yang tengah menjalankan misi kemanusiaan ditangkap oleh pasukan Pemerintah Indonesia. Pemerintah Indonesia mendesak Israel untuk segera membebaskan seluruh awak dan kapal tanpa terkecuali, serta menjamin keberlanjutan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPrabowo soal Dolar: Politisi Gerindra Sebut Motivasi untuk Desa
PropertiKamrussamad menilai semangat Presiden Prabowo Subianto dalam pernyataannya tentang nilai tukar rupiah adalah untuk memberi motivasi kepada para pelaku desa agar tidak terlalu khawatir terhadap gejolak ekonomi. Menurut politisi kelahiran Ma'rang, Sulawesi Selatan, 20 Juli 1974 itu, pesan presiden bertujuan mendorong optimisme, bukan sekadar menanggapi pelemahan mata uang....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Turki Incar Investor Asing di Tengah Konflik Iran
DPR Semprot Gubernur BI soal Pernyataan Rupiah Stabil
Jakarta Job Fair 19-20 Mei 2026, 42 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan
Kapolda Metro Bintang Tiga, Apa Plus Minusnya?
Bruno Fernandes Kunci Kemenangan, Casemiro Berpisah di Old Trafford
Tujuh Jenazah WNI Korban Kapal Karam Dipulangkan
Tautan Sahabat
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus