Lokasi: Properti >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Properti41 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5kw5fcmyv.html
Artikel Terkait
Polisi Buka Suara Soal Model Dibegal di Kebon Jeruk
PropertiKabar viral di media sosial tentang seorang korban bernama Ansy Jan De Vries yang dirawat di RS Sumber Waras setelah menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) saat naik ojek online sepulang kerja di samping Tol Kebon Jeruk masih dalam tahap verifikasi polisi. Dalam unggahan yang tersebar, korban disebut mengalami luka parah di bagian kepala hingga harus menjalani perawatan medis....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPeralta Bawa Borneo FC Kalahkan Bali United 3-2
PropertiLima menit awal babak pertama, kedua tim terlibat jual beli serangan yang menghasilkan tendangan sudut. Bola sundulan Joao Vitor masih melambung di atas mistar gawang, namun upaya itu tidak efektif karena dapat dibendung oleh lini pertahanan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaAl Nassr vs Al Hilal: Taruhan Gelar Cristiano Ronaldo
PropertiCristiano Ronaldo belum mempersembahkan satu pun gelar juara untuk Al Nassr sejak bergabung dengan klub Liga Arab Saudi. Pertandingan besar memperebutkan trofi juara mempertemukan Al Hilal yang memegang rekor 19 trofi Liga, sementara Al Nassr masih berjuang meraih kejayaan....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ahmad Dhani Terkendala Izin Presiden, Rayen Pono Kecewa
- Kroasia Umumkan 26 Pemain Piala Dunia 2026, Modric Kapten
- Juventus Butuh Bantuan 3 Tim untuk Lolos Liga Champions
- Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Peringatan
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Profil Nico Paz, Wonderkid Argentina Incaran Piala Dunia 2026
Artikel Terbaru
Manchester United Bidik JJ Gabriel untuk Debut Termuda
PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United 2-1, Persis Solo Senang
Mojang Priangan dan Akademi Persib Melaju ke All-Stars Kudus
Curacao Tunjuk Dick Advocaat 30 Hari Jelang Piala Dunia 2026
IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600
Jamal Sellami Bawa Yordania ke Piala Dunia
Tautan Sahabat
- Xi Sentil Trump: Langkah Salah Soal Taiwan Picu Konflik
- Aktivis Sumud Flotilla Berpelukan Usai Diculik Kapal Israel
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- Pemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
- Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel
- Heru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
- Penembakan Masjid San Diego Diselidiki Motif Kebencian
- Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
- Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump