Lokasi: Berita >>
Jadwal SPMB Tangsel 2026 TK SD SMP Mulai Akhir Mei
Berita41662 Dilihat
RingkasanPendaftaran seleksi pertama untuk jenjang TK dibuka pada 25-26 Mei 2026, dilanjutkan tingkat SD pada 8-19 Juni 2026. Informasi ini dikutip dari unggahan akun Instagram resmi @dikbudtangsel yang merilis jadwal lengkap SPMB TK, SD, dan SMP Negeri Tangsel 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PERUNDUNGAN-DI-SEKOLAH-Suasana-SMPN-19-Kota-Tangerang-Selatan.jpg)
Pendaftaran seleksi pertama untuk jenjang TK dibuka pada 25-26 Mei 2026, dilanjutkan tingkat SD pada 8-19 Juni 2026. Informasi ini dikutip dari unggahan akun Instagram resmi @dikbudtangsel yang merilis jadwal lengkap SPMB TK, SD, dan SMP Negeri Tangsel 2026. Calon peserta didik dan orang tua dapat mengakses persyaratan serta mekanisme pendaftaran melalui website resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel.
Jadwal SPMB ini mencakup seluruh jenjang pendidikan negeri di Kota Tangerang Selatan pada tahun ajaran 2026. Proses pendaftaran untuk jenjang SMP Negeri juga telah diatur dalam kalender yang sama, meskipun rincian tanggal spesifiknya belum dirilis dalam unggahan tersebut. Pemerintah daerah melalui Dikbud Tangsel mengimbau masyarakat untuk memantau terus informasi terbaru melalui kanal resmi guna menghindari kesalahan data.
Seluruh tahapan seleksi akan dilakukan secara online dengan sistem yang terintegrasi. Website resmi Dikbud Tangsel menjadi satu-satunya sumber valid untuk mengunduh formulir, syarat dokumen, dan jadwal verifikasi. Orang tua diharapkan segera menyiapkan berkas seperti akta kelahiran, Kartu Keluarga, dan NISN untuk kelancaran proses pendaftaran anak.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5kq01bf3e.html
Artikel Terkait
China Gelar Jamuan Mewah untuk Donald Trump
BeritaPresiden AS Donald Trump bersama sejumlah pejabat tinggi Amerika Serikat dan belasan pengusaha kakap AS menghadiri jamuan kenegaraan di Balai Agung Rakyat, Beijing, dalam kunjungan perdananya ke China. Acara tersebut menjadi momen bersejarah saat Presiden Xi Jinping dan Trump memasuki ruang jamuan, di mana seluruh tamu yang hadir berdiri untuk menyambut keduanya....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
BeritaDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPsikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
BeritaKorban kekerasan seksual berisiko mengalami gangguan mental hingga menjadi pelaku di masa depan jika luka psikologis tidak ditangani dengan baik, ujar dr Johan dalam podcast Momspiration yang tayang langsung di YouTube Tribunnews dan Tribun Health pada Senin (11/5/2026). Masyarakat sering kali hanya fokus pada proses hukum, padahal pemulihan psikologis korban sama pentingnya, jelas dr Johan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Offroader Kalteng Borong 5 Podium di Kejurnas Seri 2
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Madura: Hujan Ringan di Masalembu
- Pemuda Lampung Ngaku Dibegal, Jual Motor Hindari Cicilan
- Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Diborgol ke Rutan Bareskrim
- AHY Puji Kepemimpinan Agung Nugroho di Demokrat Riau
- KWT Srikandi Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming
- QRIS Digital Andalan UMKM, Transaksi Wisata Makin Praktis
- Prakiraan Cuaca Yogyakarta: Gunungkidul Berawan, Sleman Hujan Ringan
- Prakiraan Cuaca Bali: Besakih Hujan Petir, 8 Wilayah Waspada
- Dosen UNU Blitar Lecehkan Belasan Mahasiswi
- Prakiraan Cuaca Papua Barat: Kaimana dan Fakfak Berawan Tebal