Lokasi: Gaya Hidup >>
KemenPANRB Buka Magang Siswa Mahasiswa, Batas 12 Juni 2026
Gaya Hidup4849 Dilihat
RingkasanKemenPANRB membuka program magang untuk siswa SMA/SMK sederajat dan mahasiswa jenjang Sarjana yang ingin merasakan pengalaman kerja langsung di lingkungan birokrasi pemerintahan. Program magang ini menyediakan sejumlah formasi, mulai dari Pengelola Data dan Sistem Informasi hingga Pengelola Keuangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/magang-kementerian-panrb.jpg)
KemenPANRB membuka program magang untuk siswa SMA/SMK sederajat dan mahasiswa jenjang Sarjana yang ingin merasakan pengalaman kerja langsung di lingkungan birokrasi pemerintahan. Program magang ini menyediakan sejumlah formasi, mulai dari Pengelola Data dan Sistem Informasi hingga Pengelola Keuangan. Pendaftaran telah dibuka sejak 18 Mei dan akan ditutup pada 12 Juni 2026.
Pelaksanaan magang dijadwalkan berlangsung dari Juli hingga Oktober 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman Simak untuk mendapatkan informasi mengenai benefit atau manfaat Program Magang KemenPANRB Periode Semester II 2026. Peserta yang lolos akan ditempatkan di berbagai unit kerja sesuai dengan formasi yang dipilih.
Berikut daftar formasi, penempatan, tugas, dan persyaratan peserta yang perlu dipenuhi. Calon peserta diharapkan mempersiapkan dokumen dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan sebelum batas akhir pendaftaran pada 12 Juni 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5fta0yhur.html
Artikel Terkait
Pedro Brito Bawa Tanjung Verde Lolos Piala Dunia 2026
Gaya HidupPelatih kelahiran Boa Vista, Pedro Leitao Brito yang dikenal dengan julukan Bubista, menjadi sosok penting di balik keberhasilan Tim Blue Sharks memuncaki Grup D zona Afrika yang sulit dengan mengungguli tim-tim kuat seperti Kamerun dan Angola. Kamerun sendiri harus puas finis di posisi kedua setelah tertinggal empat poin dari hasil impresif tersebut....
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Gaya HidupDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
Baca SelengkapnyaHoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
Gaya HidupAceh mencatatkan diri sebagai penyumbang terbesar angka anak tanpa imunisasi atau zero dose di tingkat nasional. Berdasarkan data berkala, jumlah anak yang belum pernah menerima vaksin DPT dosis pertama di Aceh terus meningkat setiap tahun, dari 52....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Manchester City Siap Lepas Pep Guardiola Akhir Musim
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Mahasiswi Makassar Disekap Pria Kenalan dari Medsos
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Artikel Terbaru
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
PSIM Yogyakarta Kalah, Persis Solo Tersenyum
El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
Tautan Sahabat
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- IDAI: Suplemen Bukan Tameng Utama Anak Hadapi El Nino