Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Hikmah75198 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/55asm2nwg.html
Artikel Terkait
Sopir Truk Tewas Tabrakan Bus di Tol Jombang-Mojokerto
HikmahKecelakaan lalu lintas di wilayah Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur mengakibatkan sopir truk tewas. Karso (57), warga Desa Mangkujajar, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan, meninggal dunia di tempat kejadian setelah mengalami luka berat di bagian kepala....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Belitung Timur Berawan 23 Mei 2026
HikmahBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Provinsi pada Jumat (22/5/2026) siang pukul 14. 00 WIB....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya2 Anggota TPNPB Tewas Baku Tembak dengan Aparat di Dekai
HikmahTPNPB mengumumkan dua anggotanya tewas saat kontak bersenjata dengan aparat TNI-Polri di Yahukimo, Papua Pegunungan. Komandan Operasi TPNPB menyatakan pihaknya kehilangan dua pasukan terbaik yang selama ini bersama-sama berjuang di wilayah Yahukimo....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Al Nassr vs Al Hilal: Taruhan Gelar Cristiano Ronaldo
- Prakiraan Cuaca Sorong 17 Mei 2026: Hujan Ringan
- KKB Yahukimo Bunuh 8 Penambang, Kabur dari Lapas 2025
- Pemkab Kuningan Bela Anggaran iPhone Rp200 Juta untuk Konten
- Wanita Jepang Diancam Jual Organ oleh Jaringan Penipuan di Indonesia
- Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar 18 Mei 2026
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Polisi Tetapkan Istri Tersangka Lukai Suami di Bantul
BMKG: Manokwari Berawan Tebal, Cuaca Papua Barat
Perampok Todong Toko Emas Wonokromo, 3 Lansia Terluka
Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
Oknum ASN Tuban Divonis 8 Bulan Aniaya Petugas SPBU
Tautan Sahabat
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Wamenkes Bantah Hoaks, Tegaskan Imunisasi Tidak Haram
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek