Lokasi: Hikmah >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Hikmah75 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/52n4yrdk3.html
Artikel Terkait
Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
HikmahMalaysia menjadi lokasi utama aktivitas pengiriman minyak Iran secara ilegal untuk menghindari sanksi energi internasional. Wilayah tersebut berada di jalur pelayaran tersibuk dunia yang menghubungkan Timur Tengah dan Asia Timur....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPekerja Tambang Emas Yahukimo Tewas, OPM Diduga Pelaku
HikmahSteven dan Yonggi masuk ke dalam pondok untuk beristirahat sementara Helyanus (korban) masih di luar pondok memperbaiki mesin alkon. Tiba-tiba dua orang tak dikenal datang dan langsung bersalaman dengan Helyanus....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaBentrok Antarsuku di Wamena Tewaskan 13 Orang Akibat Lakalantas
HikmahBentrok antarsuku di Papua melibatkan Suku Yalimeek dengan korban luka mencapai 19 orang yang masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Konflik ini juga menyebabkan total 609 orang mengungsi berdasarkan catatan dari Polres setempat....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PBB Bongkar Rencana Israel Rampas Palestina
- Mahasiswi Makassar Disekap Pria Kenalan dari Medsos
- Jahitan Tas Vita Angkat Martabat Perempuan Disabilitas Sukoharjo
- Pedangdut Surabaya Tipu 84 Orang Arisan Bodong Rp1,8 M
- Prediksi Arsenal vs Burnley: The Gunners Jaga Puncak Klasemen
- Pria di Surabaya Lecehkan Gadis Saat Nonton Festival
Artikel Terbaru
Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
Prakiraan Cuaca Sumatra: Hujan Petir Hari Ini
Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 7 Wilayah Bangka Belitung Besok
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Istri Sayat Leher Suami 17 Jahitan gegara Selingkuh Terbongkar
Tautan Sahabat
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
- Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
- BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
- Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560