Lokasi: Kesehatan >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Kesehatan99612 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/51yaagbjs.html
Artikel Terkait
Afgan Cedera Pita Suara Akibat Terlalu Banyak Job
KesehatanAfgan mengalami cedera pita suara pada 2019 akibat kelelahan fisik karena terlalu banyak mengambil pekerjaan tanpa mempertimbangkan kondisi tubuhnya. "Saya cedera itu 2019....
Baca SelengkapnyaTimnas Voli Putri Uji Coba Lawan Korea Tanpa Megawati
KesehatanFederasi Bola Voli Korea (KOVO) telah mengonfirmasi agenda laga uji coba antara Timnas voli putri Indonesia melawan Timnas voli putri Korea Selatan. Sementara itu, Timnas voli putra Korea Selatan dijadwalkan menghadapi Brasil dalam pertandingan uji coba terpisah....
Baca SelengkapnyaKlasemen MotoGP 2026: Diggia Kagetkan Bezzecchi dan Martin
KesehatanPembalap VR46 berhasil memenangkan MotoGP Catalunya 2026 dan menjadi pembalap ketiga yang berhasil mengumpulkan ratusan poin musim ini. Mantan pembalap Gresini Racing ini menunjukkan performa impresif di Sirkuit Barcelona-Catalunya....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rieke Diah dampingi Nikita Mirzani adukan dugaan etik ke KY
- Macau Open 2026: Ginting dan Leo/Daniel Tampil, Tanpa Ganda Campuran
- Martin Cs Berpeluang Lanjutkan Estafet Espargaro
- Hyundai Hillstate, Tim Baru Megawati dengan Prestasi Mentereng
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- Pertemuan Dua Raja di 32 Besar Thailand Open 2026
Artikel Terbaru
Bojan Hodak Antar Persib ke Ambang Hattrick Juara
Gagal di Thailand Open, Ginting Tersingkir, 6 Wakl Lolos
Digiland Run 2026 Hadirkan Half Marathon 21K Ramah Lingkungan
Ducati Konfirmasi Tak Cari Pengganti Marc Marquez
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
10 Besar BWF Stabil, Alwi Farhan Naik Ranking Thailand Open
Tautan Sahabat
- Bahlil: Aturan Ekspor Satu Pintu Tak untuk Hulu Migas
- Menteri Bappenas Dorong PTPN I Percepat Program Pangan Prabowo
- Prabowo Target Rupiah Rp16.800-Rp17.500, Inflasi Maksimal 3,5 Persen di 2027
- Prabowo Heran Ekonomi Tumbuh, Rakyat Makin Miskin
- Prabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
- Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
- Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
- Prabowo Kunjungi Kopdes Merah Putih, Sanggah Saingi Alfamart
- IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600