Lokasi: Travel >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Travel8597 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4vuclip3b.html
Sebelumnya: TNI Perbaiki Rumah Reot Sandi Sekuriti Cilegon
Berikutnya: Baim Wong Kaget Filmnya Dikritik Pedas Warganet
Artikel Terkait
KPAI: Kekerasan Anak di Daycare Terjadi di 5 Kota, Yogya Terbanyak
TravelKomisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti lemahnya sistem perlindungan anak di layanan pengasuhan setelah maraknya kasus kekerasan di daycare. "Kasus kekerasan di daycare menunjukkan bahwa sistem perlindungan anak di layanan pengasuhan masih memiliki banyak celah....
【Travel】
Baca SelengkapnyaRekor 274 Pendaki Taklukkan Puncak Everest dalam Sehari
TravelSebanyak 274 pendaki berhasil mencapai puncak Gunung Everest dalam satu hari pada Rabu (20/5/2026), memecahkan rekor jumlah pendaki terbanyak dari rute selatan di Nepal. Angka fantastis ini terjadi karena para pendaki memanfaatkan jendela cuaca cerah yang langka, menurut Rishi Ram Bhandari dari Expedition Operators Association....
【Travel】
Baca SelengkapnyaTrump Picu Sunyi Langit Iran, Navigasi Teluk Arab Terganggu
TravelKekhawatiran akan potensi eskalasi militer atau serangan udara baru di kawasan Teluk meningkat bersamaan dengan munculnya gangguan navigasi elektronik berskala besar atau spoofing yang melanda wilayah tersebut. Kondisi tidak biasa ini memicu kekhawatiran baru di kalangan pengamat militer, terutama setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan pernyataan publik bahwa negosiasi yang sedang berlangsung dengan Iran kini berada di ambang keruntuhan....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Piala Dunia 2026 Bisa Ditonton di Semua Perangkat
- Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
- Mahasiswi PhD Tewas Dibius dan Diperas Video Tak Senonoh
- Rusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
- Harga Tiket Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik Mulai Rp300 Ribu
- Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
Artikel Terbaru
Gol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM
Mahasiswi PhD Tewas Dibius dan Diperas Video Tak Senonoh
Mahasiswi PhD Tewas Dibius dan Diperas Video Tak Senonoh
Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
Jam Session Musisi Top di Jazzscape Padukan Jazz dan Pesta
IRGC Bantu Iran Amankan Zona Kontrol Baru Selat Hormuz
Tautan Sahabat
- Anak Muda 19-34 Tahun Terjerat Pinjol, Diminta Rutin Investasi
- Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
- Bank BCA, BNI, Mandiri Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Satelit Nusantara Lima Resmi Beroperasi, Dorong Transformasi Digital
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Pidato Prabowo Realistis, Pasar Tenang, Rupiah Menguat
- Biaya Logistik RI Tinggi, Bukan Hanya Soal Transportasi
- Harga Emas Antam 12 Mei 2026 Meroket ke Rp2.859.000
- Darmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal