Lokasi: Teknologi >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Teknologi51177 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4mnv2lo67.html
Artikel Terkait
Ginting Tersingkir di Thailand Open 2026, Dikalahkan Musuh Bebuyutan
TeknologiAnthony Sinisuka Ginting gagal melaju ke babak 16 besar Thailand Open 2026 setelah takluk dari unggulan pertama asal China, Shi Yu Qi, di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand. Pertandingan yang berlangsung selama 39 menit tersebut berakhir dengan kekalahan Ginting, sementara Shi Yu Qi berhak melaju ke babak berikutnya dan dijadwalkan menghadapi wakil Hong Kong, Lee Cheuk Yiu....
Baca SelengkapnyaJadwal AVC Champions 2026: JBP Berpotensi Jumpa Juara Bertahan
TeknologiJakarta Bhayangkara Presisi berada di Pool A bersama Zhaiyk (Kazakhstan), Al Rayyan (Qatar), dan Hyundai Capital Skywalkers (Korea Selatan) dalam turnamen voli bergengsi. Sementara itu, Pool B dihuni Jakarta Garuda, JTEKT Stings Aichi (Jepang), Nakhon Ratchasima (Thailand), dan Foolad Sirjan Iranian (Iran)....
Baca SelengkapnyaHyundai Hillstate, Tim Baru Megawati dengan Prestasi Mentereng
TeknologiMegawati Hangestri Pertiwi berkontribusi besar atas keberhasilan Red Sparks finis sebagai runner-up di Liga Voli Korea 2024/2025. Hyundai Hillstate merupakan salah satu klub voli papan atas di Korea Selatan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Menlu Singapura Dukung RI Hadapi Krisis Energi
- Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
- Gregoria Mariska Belum Pensiun Usai Jadi Penyelamat di Olimpiade
- Digiland Run 2026 Hadirkan Half Marathon 21K Ramah Lingkungan
- Rekor Sir Alex Ferguson 41 Tahun di Skotlandia Tak Terkalahkan
- Jadwal AVC Champions 2026: JBP Berpotensi Jumpa Juara Bertahan
Artikel Terbaru
Tim Voli Wahana Kuningan Incar Gelar Juara U-19
Ganda Malaysia Goh/Nur Dijagokan Juara Thailand Open 2026
Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026 Cegah Tawuran
Gagal di Thailand Open, Ginting Tersingkir, 6 Wakl Lolos
Tim Cook Pastikan Ikut Kunjungan Trump ke China
Megawati Disenggol Wilson, Hillstate Gebrak Liga Voli Korea
Tautan Sahabat
- Putin Sambut Santai Menlu China, Rusia Tetap Teman Lama
- Iran Tinjau Proposal Damai AS, Trump Beri Tenggat Waktu
- Harga Minyak Melonjak Usai Serangan Drone di UEA
- Operasi Udara Israel Buru Pemimpin Tertinggi Militer Hamas
- Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
- Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
- Israel Bangun Markas IDF di Bekas Kantor PBB Yerusalem
- Analis Sebut Iran Akan Serang UEA, Timur Tengah Panas
- Bea Cukai Buka 8 Poin Soal Pemeriksaan Kartu Pokemon
- Elon Musk dan 17 Bos AS Temui Xi Jinping di China