Lokasi: Otomotif >>
Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
Otomotif5 Dilihat
RingkasanJalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-airlangga-unair.jpg)
Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya. Pendaftar jalur mandiri ini wajib memiliki nilai UTBK-SNBT 2026.
Pendaftaran Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 dibuka mulai 11 Mei hingga 8 Juni 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman pendaftaran.unair.ac.id. Sebelum mengisi formulir pendaftaran online, calon pendaftar diwajibkan memiliki akun pendaftaran yang akan digunakan sebagai login ke dalam Sistem Pendaftaran Online Universitas Airlangga.
Simak persyaratan, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 selengkapnya di bawah ini. Informasi lebih detail mengenai prosedur dan ketentuan dapat diakses melalui portal resmi universitas.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4mkvs5ahb.html
Artikel Terkait
WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
OtomotifWHO menyatakan wabah Ebola di Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo bagian timur, tidak memenuhi kriteria darurat pandemi meskipun mencatat sekitar 246 kasus suspek dan 80 kematian. WHO memperingatkan potensi wabah menjadi "jauh lebih besar" dari yang terdeteksi saat ini dengan risiko penyebaran lokal dan regional yang berdampak signifikan....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPolisi Ungkap Cekcok di Kamar Sebelum Pembunuhan di Kebumen
OtomotifKementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat 58,75 persen kasus kekerasan menimpa korban di lingkungan rumah. Pada tahun 2025, Kementerian PPPA melalui Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI) mencatat lebih dari 25 ribu kasus dengan 26 ribu korban....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaTNI Perbaiki Rumah Reot Sandi Sekuriti Cilegon
OtomotifSandi menangis haru setelah rumah yang ia tempati bersama istrinya di Lingkungan Sukasari RT 002/007, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulo Merak, Kota akhirnya diperbaiki melalui program RTLH (Rumah Tidak Layak Huni). Sebelum renovasi, kondisi atap rumah yang lapuk menyebabkan air hujan sering masuk, sementara beberapa bagian dinding sudah rapuh dan nyaris ambruk....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pelatih Borneo FC Harap Persijap Kalahkan Persib
- Jokowi Yoga di Solo Jelang Safari Keliling Indonesia Juni
- AHY Puji Kepemimpinan Agung Nugroho di Demokrat Riau
- Rekaman TNI Tembak TNI di Palembang Viral
- Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
- Ayah di Klaten Cabuli Anak Kandung, Catatan Harian Jadi Bukti
Artikel Terbaru
Spotify Sempat Error, Kini Kembali Normal
LCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
Sekretaris BNPP Tinjau Rumah Warga Perbatasan di Belu
Pendaftaran Calon Ketum PAN Dimulai Jelang Kongres Banten
Jadwal 8 Besar Piala Asia U17: Indonesia vs Vietnam.
Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar 18 Mei 2026
Tautan Sahabat
- KAI Operasikan 270 LRT Jabodebek per Hari, Tarif Rp10 Ribu
- Pramono Deklarasi Gerakan Pilah Sampah di HUT Jakarta
- Polisi Ungkap Teror Pocong Tangsel Hanya Pengamen Cosplay
- TAUD Nilai Andrie Yunus Rentan Intimidasi di Sidang Militer
- Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat dalam Sebulan
- Dokter RS Semanggi Dilaporkan Diduga Malpraktik Ring Jantung
- Niko Atmaja Panaskan Mesin PDIP Jakarta Utara
- LBH Minta Polda Metro Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
- Satpam Curigai Kantor Hayam Wuruk Markas Judol
- Memilah Sampah Berat, Zulhas Sebut Bisa Jadi Listrik