Lokasi: Berita >>
SPMB Jatim 2026 Dibuka, Begini Cara Isi Nilai Rapor
Berita3 Dilihat
RingkasanSPMB Jatim 2026 merupakan sistem pendaftaran jalur masuk SMA dan SMK se-Jawa Timur yang mewajibkan sekolah SMP/MTs sederajat mengikuti tahap pra-pendaftaran sebelum pendaftaran resmi dimulai. Kepala sekolah atau petugas sekolah SMP/MTs yang ditunjuk dapat mengisi nilai rapor dari semester 1 sampai semester 5 untuk mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan (KI-3) saja atau Nilai Akhir sesuai format rapor masing-masing sekolah melalui laman rapor....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-Jatim-2026-di-httpsspmbjatimnet-untuk-pendaftaran-SMASMK-se-Jawa-Timur.jpg)
SPMB Jatim 2026 merupakan sistem pendaftaran jalur masuk SMA dan SMK se-Jawa Timur yang mewajibkan sekolah SMP/MTs sederajat mengikuti tahap pra-pendaftaran sebelum pendaftaran resmi dimulai.
Kepala sekolah atau petugas sekolah SMP/MTs yang ditunjuk dapat mengisi nilai rapor dari semester 1 sampai semester 5 untuk mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan (KI-3) saja atau Nilai Akhir sesuai format rapor masing-masing sekolah melalui laman rapor.spmb.jatimprov.go.id menggunakan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan akun sekolah. Jika sekolah belum memiliki username dan password, petugas dapat menghubungi cabang dinas pendidikan setempat.
Tata cara login meliputi: buka laman rapor.spmb.jatimprov.go.id, masukkan username dan password lalu klik "Masuk", setelah login isi nama kepala sekolah, email kepala sekolah, NIP kepala sekolah, password lama, password baru, dan konfirmasi password baru. Setelah masuk ke dashboard, cek menu "Data Siswa" untuk memverifikasi jumlah siswa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4ghlds5ev.html
Artikel Terkait
Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
BeritaPerusahaan keamanan siber ESET menemukan sekelompok aplikasi penipuan bernama CallPhantom yang menjanjikan akses ke riwayat panggilan dan pesan palsu di ponsel. Temuan ini dilaporkan oleh PhoneArena pada 11 Mei 2026 setelah penelitian mendalam terhadap pola aplikasi tersebut....
【Berita】
Baca SelengkapnyaAyah di Klaten Cabuli Anak Kandung, Catatan Harian Jadi Bukti
BeritaAK (42), seorang pendidik agama sekaligus ayah kandung korban, ditahan sejak Rabu (13/5/2026) atas kasus pencabulan terhadap kedua anaknya sendiri. Penyidik menetapkan AK sebagai tersangka setelah memeriksa sejumlah saksi dan langsung menjemput serta memproses pelaku....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Bali: Hujan Lebat di Buleleng, Kabut di Karangasem
BeritaBMKG merilis peringatan dini cuaca untuk wilayah Pulau Bali pada periode Jumat, 15 Mei 2026 pukul 08. 00 WITA hingga Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 08....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- Petahana Ketum PBNU dan Kiai Imjaz Bertemu di PMKNU Cirebon
- TNI Perbaiki Rumah Reot Sandi Sekuriti Cilegon
- Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Narkotika Etomidate
- Diggia Juarai MotoGP Catalunya 2026 yang Chaos
- Pemkab Kuningan Bela Anggaran iPhone Rp200 Juta untuk Konten
Artikel Terbaru
Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Ini Harganya
Kasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
Dishub Palembang Razia: Pecat dan Potong Gaji 1 Tahun
Prakiraan Cuaca Ternate 18 Mei 2026: Hujan Ringan
Kode Redeem Fish It Roblox 19 Mei 2026 Klaim Hadiah
Kasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Madura 21 Mei 2026: Hujan Ringan
- Kasat Narkoba Kukar Datangkan Etomidate dari Medan
- Syahri Akui Main Game Online Saat Rapat DPRD Jember
- Dendam Pemicu, Pelaku Pembakar Mobil Kades Hoho Ditangkap
- Sultanah Hadie, Wakil Ketua DPRD Morowali Pendobrak Stigma
- Pungli Dokumen Pertanahan di Serang, Tarif Capai Rp500 Ribu
- Prakiraan Cuaca Sorong 20 Mei: Hujan Ringan dan Kabut
- Kiai Ponorogo Tersangka, Dicabuli 11 Santri Laki
- Oknum Pengasuh Ponpes Ponorogo Cabuli 11 Santri, Viral
- Helikopter TNI Siap Evakuasi 8 Korban Pembunuhan OPM di Yahukimo