Lokasi: Properti >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Properti97 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4bok33too.html
Artikel Terkait
Sitha Marino Abaikan Hujatan Gegara Pacaran Bastian Steel
PropertiSitha tidak menampik dirinya kerap menjadi sorotan netizen, terutama sejak menjalin hubungan asmara dengan Bastian Steel. Meski begitu, ia memilih untuk tidak ambil pusing dengan berbagai komentar yang muncul....
【Properti】
Baca SelengkapnyaDrawing Malaysia Masters 2026: Ubed vs Lakshya Sen
PropertiIndonesia menurunkan 17 wakil yang siap memanaskan persaingan turnamen BWF World Tour Super 500. Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie atau akrab disapa Jojo selaku unggulan keempat akan menghadapi pemenang dari babak kualifikasi Q4....
【Properti】
Baca SelengkapnyaBhayangkara Presisi Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
PropertiBhayangkara Presisi menang lewat pertarungan empat set dengan skor 25-19, 25-27, 25-19, dan 25-21 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat. Kemenangan ini diraih lewat perjuangan tidak mudah karena Zhaiyk beberapa kali mampu memberikan tekanan, terutama pada set kedua dan keempat....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Inter Miami Jamu Rival, Isyarat Rujuk La Familia?
- Tour de Bintan 2026 Tambah Kategori Poin UCI
- Prajurit TNI AD Raih Perunggu, Loloskan Indonesia ke Asian Games 2026
- Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Akhir Penantian Indonesia
- Ahmad Dhani Akui Ingin Cerai, Respons Anak Disorot
- Red Flag MotoGP Catalunya: Kecelakaan Horor Marquez-Acosta
Artikel Terbaru
Gol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM
Unmul Juara Campus League Samarinda, Lolos ke The National Jakarta
Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Bagnaia Frustrasi, Start Pukul 20.00 WIB
Jojo Tenang ke Semifinal, Ubed Singkirkan Lakshya Sen
Kunci Gitar SEKIP Ndarboy Genk: Restu Orang Tua
Jojo Tenang ke Semifinal, Ubed Singkirkan Lakshya Sen
Tautan Sahabat
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia