Lokasi: Teknologi >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Teknologi23 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4aw15fble.html
Artikel Terkait
Jurnalis Thoudy Dibebaskan, Ibu Menanti Kepulangan Putra
TeknologiRombongan misi kemanusiaan yang dikepung dan dicegat kapal perang angkatan laut membuat Hani Hanifa, ibu Odi, sempat berdoa agar anaknya bisa lekas pulang. Doa itu kini seolah terkabul karena sejumlah orang yang ditawan dijadwalkan pulang ke Indonesia dari Turki pada hari ini, Jumat (22/5/2026)....
Baca SelengkapnyaBPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
TeknologiBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) justru menemukan fakta sebaliknya melalui temuan terbaru, di mana sejumlah produk yang dijual sebagai obat herbal ternyata mengandung bahan kimia obat keras yang berbahaya bagi tubuh. BPOM menemukan 22 merek Obat Bahan Alam (OBA) yang terbukti mengandung bahan berbahaya, menjadi perhatian serius karena produk-produk tersebut beredar luas dengan klaim mampu memberikan hasil cepat atau efek "cespleng" yang sering dicari masyarakat....
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
TeknologiOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BTS, Shakira, Madonna Meriahkan Final Piala Dunia 2026
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- Bonjour Bakery Tayang di Viki, 4 Aktor Ternama Bersinar
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Artikel Terbaru
Cirebon Raya Ajukan Diri Tuan Rumah Muktamar ke-35 PBNU
BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Jennifer Coppen Sebut Justin Hubner Mirip Mendiang Dali Wassink
BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
Tautan Sahabat
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
- Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
- Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
- Kode Redeem Mobile Legends 12 Mei 2026 Gratis
- iPhone Ultra Foldable Hanya Dua Warna Siap Meluncur
- Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
- Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
- Apple dan Samsung Kuasai Smartwatch Terbaik 2026 Versi ACSI
- Pre-Order MacBook Neo Indonesia Dibuka 15 Mei 2026
- Instagram Rilis Fitur Instants, Mirip Snapchat