Lokasi: Kuliner >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Kuliner1 Dilihat
RingkasanPendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Pendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi. Khusus program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftarannya sebesar Rp750 ribu.
Jalur seleksi ini memberikan kesempatan khusus bagi siswa berprestasi di bidang organisasi, terutama yang aktif dalam kegiatan OSIS dan Pramuka selama masa sekolah. Calon pendaftar harus memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan oleh panitia penerimaan mahasiswa baru Unesa. Tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, serta dokumen yang diperlukan dapat diakses secara lengkap melalui portal resmi universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai syarat, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 dapat diperoleh melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan seluruh dokumen dan mematuhi batas waktu pendaftaran yang telah ditentukan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4aa8ffidv.html
Artikel Terkait
Lansia Pensiunan Guru Cabuli Anak di Kediri Bantah Perbuatan
KulinerSeorang pria berinisial H (63) melakukan aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur di lingkungan rumahnya di Kediri. Kasus ini menambah panjang angka kekerasan terhadap anak bawah umur di wilayah tersebut....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaTrump: AS Hentikan Perang Iran, Cegah Senjata Nuklir
KulinerPresiden AS Donald Trump membatalkan rencana untuk melanjutkan serangan terhadap kelompok tertentu, dengan menyatakan keyakinannya bahwa masalah tersebut akan segera diselesaikan. "Saya pikir kita akan segera menyelesaikan itu, dan mereka tidak akan memiliki," ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaAnalis Sebut Iran Akan Serang UEA, Timur Tengah Panas
KulinerKebakaran di generator listrik di luar perimeter dalam kompleks PLTN Barakah di wilayah Al Dhafra dilaporkan oleh media Israel, The Jerusalem Post, berdasarkan penilaian sejumlah analis militer. Pemerintah Abu Dhabi menyatakan kebakaran dipicu oleh serangan drone, meskipun tidak ada korban jiwa maupun kebocoran radiasi yang terdeteksi....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
- Kongres AS Soroti Kerugian 42 Pesawat Pentagon Lawan Iran
- Rusia Tuduh AS Ingin Kuasai Energi Global Lewat Trump
- Tiga Negara Uni Eropa Desak Sanksi untuk Menteri Israel
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- Wabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Bareskrim Bongkar Siasat Kode Merah Narkoba 12 Tahun
- BMKG: Jakarta Berawan, Depok Hujan Jumat 22 Mei 2026
- KPK Telusuri Aliran Uang Eks Pimpinan PN Depok
- BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Jabodetabek Berawan
- KAI Minta Maaf, KA Jaka Tingkir dan Serayu Anjlok di Senen
- Kebakaran Kampus Binus Jakbar Berhasil Dipadamkan
- Brimob Gagalkan Tawuran di 3 Lokasi, 18 Pemuda Diamankan
- Kapolda Metro Perintahkan Tindak Tegas Pelaku Kejahatan Jalanan
- WhatsApp Diretas, Putri Ahmad Bahar Temui Hercules
- Pemuda Bonceng Tiga Tabrak Tiang Demi Kabur dari Kejar Massa