Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Hikmah4446 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/48mgv1ei3.html
Artikel Terkait
Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
HikmahPT Toyota Astra Motor (TAM) memposisikan Toyota Avanza sebagai kendaraan Internal Combustion Engine (ICE) dalam strategi multi-pathway untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang beragam. Marketing Director TAM Bansar Maduma menyatakan Toyota memahami perbedaan kebutuhan setiap pelanggan tergantung kondisi, penggunaan, dan kemampuan yang dimiliki....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya9 WNI Korban Penculikan Israel Pulang dengan Bekas Luka
HikmahPemerintah Indonesia secara resmi mengumumkan pembebasan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya ditangkap oleh militer Israel di perairan Gaza. Kesembilan WNI tersebut merupakan anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Gaza Freedom Flotilla....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaRevisi UU Pemilu 2029 Tak Bisa Ditunda Lagi
HikmahTiti Anggraini menyatakan alasan utama tahapan menuju Pemilu 2029 masih panjang tetapi implementasi persiapan tahapannya sudah akan dimulai. Ia menjelaskan proses seleksi penyelenggara pemilu tingkat nasional akan dimulai pada Oktober tahun ini, baik untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- Amnesty Kritik BoP dan Respons Pasif Indonesia soal Israel
- 98 Network Dukung Prabowo-Gibran Wujudkan Pemerataan Ekonomi
- Djaja Suparman Divonis 4 Tahun Penjara di Pengadilan Militer
- Pemuda Lampung Ngaku Dibegal, Jual Motor Hindari Cicilan
- Jaksa Agung Minta Barang Sitaan Segera Dilelang
Artikel Terbaru
Insanul Fahmi Santai Hadapi Hukum Jika Laporan Tak Dicabut
Kemlu: Korsel Mitra Strategis Jangka Panjang, dari KF-21 hingga AI
Noel Ebenezer Sebut Tuntutan 5 Tahun Penjara Gila
Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Kapal GSF Hilang
Antonio Conte Tegaskan Juventus Tak Tergeser
IRGC Iran Serukan Aktivasi Sel Tidur Teroris di Indonesia
Tautan Sahabat
- Wamenkes Bantah Hoaks, Tegaskan Imunisasi Tidak Haram
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah