Lokasi: Bisnis >>
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 273 Uji Kompetensi
Bisnis58 Dilihat
RingkasanKunci jawaban IPS kelas 8 halaman 274 untuk soal Uji Kompetensi bagian pilihan ganda membahas kebijakan Jepang selama masa pendudukan di Indonesia. Pada soal nomor 9, siswa diminta menjawab tentang pengerahan tenaga rakyat yang sangat menyengsarakan oleh pemerintah pendudukan Jepang, yaitu romusha atau kerja paksa....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SMP-UJIAN-02.jpg)
Kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 274 untuk soal Uji Kompetensi bagian pilihan ganda membahas kebijakan Jepang selama masa pendudukan di Indonesia. Pada soal nomor 9, siswa diminta menjawab tentang pengerahan tenaga rakyat yang sangat menyengsarakan oleh pemerintah pendudukan Jepang, yaitu romusha atau kerja paksa. Sementara itu, soal nomor 10 menanyakan organisasi bentukan Jepang sebagai pengganti Gerakan 3A yang gagal mencapai tujuannya, yaitu Putera (Pusat Tenaga Rakyat).
Kunci jawaban ini dapat digunakan sebagai bahan belajar dan evaluasi setelah siswa mengerjakan soal secara mandiri. Materi tersebut mencakup dampak kebijakan Jepang seperti romusha yang menyebabkan penderitaan rakyat, serta upaya Jepang membentuk organisasi seperti Putera untuk memobilisasi dukungan. Dengan memahami jawaban ini, siswa diharapkan mampu mengidentifikasi bentuk eksploitasi dan propaganda selama masa pendudukan.
Pembahasan soal Uji Kompetensi IPS kelas 8 ini relevan untuk memperkuat pemahaman sejarah Indonesia di bawah penjajahan Jepang. Jawaban yang benar untuk nomor 9 adalah romusha, sedangkan untuk nomor 10 adalah Putera. Kedua jawaban ini mencerminkan realitas pahit kerja paksa dan strategi politik Jepang yang gagal, sekaligus menjadi bahan evaluasi penting bagi siswa dalam mempelajari dampak kolonialisme.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4838ff5fq.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
BisnisLagu 8 Letters dari grup Why Don't We kembali viral di aplikasi TikTok dengan kutipan lirik 'when I close my eyes. It's you there in my mind'....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaIkan Pelestarian Wonogiri Ludes Ditangkap Warga
BisnisWarga menangkap ikan di aliran Sungai Bengawan Solo, Wonogiri, setelah viral video penangkapan massal menggunakan jaring, serokan, dan ember. Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) membenarkan kegiatan penebaran ikan oleh PT PPI di lokasi tersebut....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaLongsor Curug Subang, Dua Wisatawan Perempuan Ditemukan Tewas
BisnisDua perempuan ditemukan tewas pada Sabtu (16/5/2026) siang, sehari setelah bencana longsor melanda. Tim SAR menemukan korban saat menyisir jalur longsoran dan melihat perlengkapan kosmetik milik korban terseret material longsor....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Girry Pratama Curhat ke DPR Soal Film Sulit Tayang
- Sertu MB Pelaku Pencabulan Bocah SD Akhirnya Tertangkap
- Dosen UNU Blitar Lecehkan Belasan Mahasiswi
- Dishub Palembang Razia: Pecat dan Potong Gaji 1 Tahun
- Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
- Prakiraan Cuaca Bandung Raya: Barat Cerah, Kota Hujan
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
Prakiraan Cuaca Madura 21 Mei 2026: Hujan Ringan
Pemuda Lampung Akui Jual Motor Demi Hindari Cicilan
Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Narkotika Etomidate
Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
AKP Yohanes Bonar Tersangka Narkoba, Baru 5 Bulan Menjabat
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Madura: Masalembu, Sumenep Hujan Petir
- Bus Hantam Warkop Banyumas, Sopir dan Pemilik Warung Tewas
- Pedangdut Surabaya Tipu 84 Orang Arisan Bodong Rp1,8 M
- 11 Bayi Dititip Bidan Sleman, Bayar Rp 50 Ribu per Hari
- Dishub Palembang Razia: Pecat dan Potong Gaji 1 Tahun
- 3 Remaja Dibacok di Kotabaru Jogja, 3 Pelaku Ditangkap
- KWT Srikandi Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming
- Pacu Jalur Kuansing 2026 Dimulai 14 Juni, Arena Disorot
- Sekretaris BNPP Tinjau Rumah Warga Perbatasan di Belu
- Cirebon Raya Ajukan Diri Tuan Rumah Muktamar ke-35 PBNU