Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner5289 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/465ch86ew.html
Artikel Terkait
Penjual Tempe di Pacitan Dirujuk Usai Disiram Air Keras
KulinerEko Susanto mengalami luka serius di bagian mata, telinga, dan dada akibat aksi kekerasan di Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. Peristiwa itu terjadi saat korban hendak mengambil dagangan ke Pasar Ngadirojo....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaInsentif Guru Non-ASN Naik Jadi 365 Ribu Orang
KulinerMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memaparkan sejumlah kebijakan baru, termasuk kenaikan tunjangan bagi guru non-ASN pada tahun 2025. Pemerintah terus mendorong pelaksanaan pendidikan bermutu untuk semua melalui berbagai terobosan dan inovasi kebijakan....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKemenkes Imbau Masyarakat Waspada Gejala dan Penularan Ebola
KulinerPemerintah meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran wabah Ebola lintas negara akibat tingginya mobilitas penduduk dan kondisi wabah yang masih berkembang di kawasan Afrika Tengah. Berdasarkan data hingga 16 Mei 2026, tercatat sebanyak 246 kasus suspek dengan 8 kasus konfirmasi dan 80 korban meninggal dunia....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Arbani Yasiz Kesal Syuting Sendirian di Film 402 Rumah Sakit
- Primus Yustisio Minta Gubernur BI Perry Mundur karena Rupiah
- BSI Scholarship Dibuka untuk 5.250 Pelajar dan Mahasiswa
- Jadwal Libur Idul Adha 2026: Ini Perkiraan Tanggalnya
- Tejo Akui Dibohongi Kiai Cabul Ashari, Sesali Pertolongannya
- Terdakwa Satelit Kemhan Bebas, Dilarang ke Luar Negeri
Artikel Terbaru
Alvaro Arbeloa Dinilai Toksik untuk Real Madrid
KPK Temukan Potensi Korupsi di Operasional MBG
Terdakwa Satelit Kemhan Bebas, Dilarang ke Luar Negeri
Tujuh Jenazah WNI Korban Kapal Karam Dipulangkan
Igor Tolic Sebut Gol Dramatis Bukti Persib Siap Hattrick
Bamsoet Soroti Ekonomi dan Hilirisasi di KEM-PPKF 2027
Tautan Sahabat
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus