Lokasi: Kuliner >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Kuliner7323 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/43ah034yd.html
Artikel Terkait
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
KulinerKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaInsentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
KulinerPT BYD Motor Indonesia berharap kebijakan insentif baru dari pemerintah dapat mempercepat transisi energi di Tanah Air. Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther T....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaHonda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
KulinerPabrikan sepeda motor asal Jepang, Honda, mengajukan paten untuk teknologi kopling baru pada motor listrik yang dirancang untuk ajang kompetisi motorcross. Paten tersebut mengacu pada CR Electric Proto milik Honda dan menyoroti tuas kopling yang dipasang di setang kiri, meskipun motor tersebut sepenuhnya listrik....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Bruno Fernandes Kunci Kemenangan, Casemiro Berpisah di Old Trafford
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- Al Ahli Kunci 3 Besar, Toney Buru Sepatu Emas Liga Arab
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
Artikel Terbaru
Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
Tautan Sahabat
- Tas UMKM Tanggulangin Sidoarjo Tembus Ritel Modern
- IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
- Kadin dan Asosiasi PMI Sepakat Penempatan Profesional ke Arab Saudi
- Aset OK Bank Tembus Rp13,42 Triliun, Laba Bersih Naik 3 Kali Lipat
- Multistrada Cabut PHK 103 Buruh Usai Mediasi
- Emping Melinjo Koncone Ngemil, UMKM Solo Bangkit dari Krisis
- Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025
- IHSG Kembali Merosot, Tinggalkan Level 6.300
- Jaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan