Lokasi: Bisnis >>
Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
Bisnis3593 Dilihat
RingkasanPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/3vtgrizf2.html
Artikel Terkait
Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
BisnisBambang dan Aisyah dikabarkan sempat mengirimkan sinyal SOS sebelum kontak terputus total pada Senin (18/5/2026). Rombongan Indonesia terdiri dari sembilan WNI yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI)....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKeadilan Tuntutan Berat Nadiem Makarim Dibahas 18 Mei
BisnisNadiem Makarim dituntut membayar denda Rp1 miliar atau subsider 190 hari penjara serta uang pengganti Rp809 miliar dan Rp4,87 triliun atau subsider sembilan tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum. Jaksa menilai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi itu terbukti melawan hukum, memperkaya diri sendiri dan orang lain, serta mengakibatkan kerugian negara....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaNoel Ebenezer Cerita Hidup di Rutan KPK Jelang Sidang Tuntutan
BisnisNoel menyampaikan harapannya agar proses sidang segera selesai saat dirinya menjalani agenda tuntutan perkara di PN Tipikor Jakarta Pusat, Senin (18/5/2026). "Saya juga berharap agar proses ini cepat selesailah....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
- Noel Ebenezer Cerita Hidup di Rutan KPK Jelang Sidang Tuntutan
- Sidang Isbat Idul Adha 2026: Ini Jadwal Kemenag
- Misbakhun Optimistis Pasar Modal Indonesia Tetap Kuat
- Kompetisi Renang Internasional Kolam Pendek Segera Digelar
- Judi Online Picu Perceraian dan Rusak Generasi Muda
Artikel Terbaru
Fabio Quartararo Utang Maaf ke Yamaha, MotoGP 2026
WNI Disiksa Sindikat Tambang Timah Ilegal Malaysia
Usia Minimal Kambing Kurban Berapa Tahun? Ini Aturannya
Idul Adha 27 Mei 2026, Menag Imbau Umat Muslim
Jannik Sinner, Djokovic, Zverev Raih Keuntungan di Roland Garros 2026
Purbaya Bela Prabowo Soal Tuduhan Tak Paham Rupiah
Tautan Sahabat
- AS dan Israel Siap Hujani Iran dengan Serangan Mematikan
- China Ungguli AS dalam Jumlah Mitra Dagang Global
- Harga Minyak Melonjak Usai Serangan Drone di UEA
- Elon Musk dan 17 Bos AS Temui Xi Jinping di China
- Indonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
- Putin Genjot Produksi Drone, Kekuatan Militer Iran Menguat
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
- Heru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
- Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
- Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk