Lokasi: Berita >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Berita782 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/3mn422n3e.html
Artikel Terkait
Brigjen Arif Budiman Resmi Jabat Kapolda Maluku Utara
BeritaBrigjen Pol Arif Budiman resmi menjabat sebagai Kakorbrimob Polri berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP. /2026 yang diterbitkan pada 7 Mei 2026....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBeasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
BeritaKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
【Berita】
Baca SelengkapnyaSyarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
BeritaJalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dua Gelar Al Nassr Lenyap dalam Lima Hari
- SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Adopsi Kurikulum IB
- Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 273 Uji Kompetensi
- Verifikasi Rapor SPMB Jatim 2026 Dibuka Hari Ini
- Pemerintah Targetkan Desa Bebas Pinjol Lewat Koperasi Merah Putih
- Kemenag Buka Beasiswa Double Degree Inggris 2026
Artikel Terbaru
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 153 Merdeka
Polteknaker Perpanjang Pendaftaran SBP 2026 hingga 27 Mei
60 Soal Bahasa Inggris Kelas 4 Semester 2 dan Kunci Jawaban
Harga Emas Antam 12 Mei 2026 Meroket ke Rp2.859.000
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Tautan Sahabat
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli