Lokasi: Berita >>

SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna

Berita42371 Dilihat

RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....

SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI,<strong></strong> Bukan Jadi Pengguna

International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.

Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.

Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.

Tags:

Artikel Terkait

  • Manajemen Soroti Hilangnya Marko Simic usai Persija Gagal Juara

    Berita

    Manajer Persija Jakarta Ardhi Tjahjoko menyatakan kesiapannya mundur dari jabatan setelah tim gagal memenuhi target juara Liga 1 2023/2024. Ardhi menilai absennya sosok penyerang tajam atau goal getter menjadi masalah terbesar yang menghambat performa Macan Kemayoran musim ini....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • 50 Kunci Jawaban Soal PKN Kelas 5 Semester 2

    Berita

    Ujian ini diselenggarakan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari selama satu semester. Salah satu mata pelajaran yang diujikan dalam kegiatan tersebut adalah Pendidikan Kewarganegaraan (PKN)....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Pra Pendaftaran SPMB SMP SMA DKI 2026 Dibuka Besok

    Berita

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan skema pra pendaftaran untuk menyeleksi calon murid baru berdasarkan jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi guna mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang adil dan terukur. Tahap awal ini berfungsi sebagai 'gerbang administrasi' yang memastikan data kependudukan, identitas, dan dokumen pendukung setiap calon peserta didik telah sesuai dan terverifikasi dalam sistem....

    Berita

    Baca Selengkapnya