Lokasi: Pendidikan >>
Daftar Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Jogja 2026
Pendidikan58151 Dilihat
RingkasanUPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta, Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian merupakan komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus," ujar Machya Astuti Dewi. Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta.
Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh lokasi dengan metode Paper Based Test (PBT). Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/3mefcgran.html
Artikel Terkait
Drone Hizbullah Hambat 70 Persen Serangan Israel di Lebanon
PendidikanEvaluasi militer Israel mengungkap data yang jauh dari positif terkait penyediaan sistem dan sarana untuk mendeteksi serta mencegat drone peledak. Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya penggunaan drone FPV (first person view) dan amunisi berkeliaran oleh Hizbullah di front utara....
Baca SelengkapnyaPernyataan Prabowo soal Dolar Dinilai Menyesatkan dan Menggelikan
PendidikanPegiat Perlindungan Konsumen sekaligus Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI), Tulus, mengecam pernyataan yang menyebut rakyat kecil tidak terpengaruh oleh fluktuasi kurs dolar AS. Tulus menegaskan pernyataan itu menggelikan dan menyesatkan karena ketergantungan Indonesia terhadap produk impor sangat tinggi....
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
PendidikanNilai tukar rupiah terus melemah dan telah menyentuh level Rp 17. 500 per dolar AS, dengan potensi mencapai Rp 17....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kiandra Ramadhipa Peringkat 3 Klasemen Red Bull Rookies Cup
- Sengketa Hotel Sultan, Hamdan Zoelva Bicara Ambil Alih Bisnis
- OJK Imbau Investor Tenang Jelang Rebalancing MSCI Besok
- Prabowo Sampaikan KEM PPKF 2027 di Paripurna DPR Besok
- Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
- Penjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah
Artikel Terbaru
PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United 2-1, Persis Solo Senang
Rupiah Bisa Tembus Rp 18.000, Pengamat Usul Hentikan MBG
Satelit Nusantara Lima Resmi Beroperasi, Dorong Transformasi Digital
Jasa Raharja Libatkan Driver Online Percepat Lapor Laka
Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
Tautan Sahabat
- 9 WNI Diculik Israel, Pengamat Sayangkan Peran Indonesia di BOP
- Rekor 274 Pendaki Taklukkan Puncak Everest dalam Sehari
- Analis Sebut Iran Akan Serang UEA, Timur Tengah Panas
- Pemimpin Al-Qassam Tewas, Negosiasi Gaza Terancam Gagal
- Gerakan 'Kecoak' Makin Santer di India
- Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
- Rusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
- Iran Siapkan Tarif Baru di Selat Hormuz untuk Kapal Asing
- Aktivis Sumud Flotilla Berpelukan Usai Diculik Kapal Israel
- Ringgit Malaysia Menguat, Faktor Penopang Kekuatan Terungkap