Lokasi: Pendidikan >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Pendidikan952 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/38no4rt7h.html
Sebelumnya: Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Berikutnya: Emerse Fae Target Kejutan Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
Indonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
PendidikanIndonesia mengecam keras kelumpuhan sistem multilateral global yang dinilai sudah tidak bertaji dan justru menjadi korban pelanggaran oleh negara-negara berpengaruh. Staf Khusus Menteri Luar Negeri RI untuk Penguatan Kebijakan Isu Multilateral, Tri Tharyat, menyampaikan kritik tajam tersebut dalam forum Pertemuan Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi, India, pada Jumat (15/5/2026)....
Baca SelengkapnyaMahasiswi Makassar Disekap Pria Kenalan dari Medsos
PendidikanKomisi Nasional Perempuan mencatat 376. 529 kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan sepanjang 2025 atau naik 14,07 persen dari tahun sebelumnya berdasarkan Catatan Tahunan (CATAHU) yang dirilis Kompas....
Baca SelengkapnyaMahasiswi Unpad Ditodong Dilindas, Korban Selamat Teriak
PendidikanSebanyak 380. 424 tindak kejahatan tercatat di Indonesia sepanjang tahun 2025 berdasarkan data Kepolisian Republik Indonesia....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- LG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
- Polisi Tetapkan Istri Tersangka Lukai Suami di Bantul
- Jokowi Yoga di Solo Jelang Safari Keliling Indonesia Juni
- AHY Puji Kepemimpinan Agung Nugroho di Demokrat Riau
- Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Akhir Penantian Indonesia
- Penjual Tempe di Pacitan Dirujuk Usai Disiram Air Keras
Artikel Terbaru
Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
Prakiraan Cuaca Papua: Jayapura Hujan, Waropen Cerah
Prakiraan Cuaca Sumatra: Hujan Petir Hari Ini
AKP Yohanes Bonar Tersangka Narkoba, Baru 5 Bulan Menjabat
Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
Ayah di Klaten Cabuli Anak Kandung, Catatan Harian Jadi Bukti
Tautan Sahabat
- Bank Indonesia Didorong Naikkan Suku Bunga ke 5,00 Persen
- Indonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- Pemenang BRI Debit Barcelona Terbang ke Spotify Camp Nou
- Prabowo Targetkan Rupiah Rp16.800-17.500 pada 2027
- Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025
- IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600
- Menhub: 1.058 Kecelakaan Kereta di Perlintasan dalam 3 Tahun
- Pemerintah Kumpulkan Raksasa Sawit-Nikel Bahas Danantara
- Anak Muda 19-34 Tahun Terjerat Pinjol, Diminta Rutin Investasi