Lokasi: Otomotif >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Otomotif27 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/322044aig.html
Sebelumnya: Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
Berikutnya: PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Tanjung Priok
Artikel Terkait
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
OtomotifBYD Motor Indonesia tengah merampungkan tahap akhir pembangunan fasilitas produksi kendaraan listrik yang diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 150. 000 unit per tahun....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaNoel Ebenezer Sebut Tuntutan 5 Tahun Penjara Gila
OtomotifNoel membandingkan tuntutan yang diterimanya dengan terdakwa lain yang nilai korupsinya mencapai puluhan miliar rupiah. Noel mengaku tidak menikmati uang negara sehingga tidak memahami dasar pertimbangan tuntutan tersebut....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPeringatan Dini 6 Ibu Kota Jawa: Jakarta, Semarang, Jogja Hujan
OtomotifBMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca hujan pada Rabu (20/5/2026) pukul 14. 18 WIB....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Profil Darren Bazeley, Pelatih Selandia Baru di Piala Dunia 2026
- Anggota BPH Migas Diduga Calo Perusahaan saat ke Brunei Tanpa Izin
- BGN Minta Waspada Penipuan Modus Jual-Beli Lokasi SPPG
- Korlantas Luncurkan SIM Digital dan ETLE Drone di 2026
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- KPK Ungkap Aliran Dana, Hilman Latief Bantah Ditanya soal Uang Haji
Artikel Terbaru
Portugal Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Ronaldo Masuk
BNI dan PBSI Sukses Antarkan Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026
5 Contoh Pidato Singkat Hari Kebangkitan Nasional 2026
Penahanan Aktivis oleh Israel Ancam Solidaritas Global
Taisei Marukawa Beri Kode Naturalisasi ke PSSI
50 Ucapan Idul Adha 2026 Penuh Doa untuk Medsos
Tautan Sahabat
- Waspada Penipuan Digital Berbasis AI Kian Marak
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
- Rupiah Melemah, Ekspor Tambang Untung, Biaya Logistik Naik
- Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
- Pemerintah Buka Akses Pasar Perikanan, Potensi Transaksi Rp1,84 M
- Khawatir Ekspor CPO Satu Pintu Bikin Harga Sawit Ambruk
- TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia-Papua Nugini
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- Rosan Beber Alasan WNA Australia Pimpin BUMN Ekspor
- Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025