Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Kuliner2724 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JATENG-2026-53453454.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengingatkan orang tua untuk memeriksa persyaratan secara cermat sebelum mendaftar di setiap jalur.
Setiap jalur memiliki kuota dan mekanisme seleksi berbeda. Jalur domisili menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan bukti surat keterangan. Jalur prestasi menyeleksi berdasarkan capaian akademik dan non-akademik, sedangkan jalur mutasi orang tua/wali dikhususkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan sertifikat prestasi jika mendaftar jalur prestasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi ppdb.surabaya.go.id. Kepala Dispendik Surabaya menegaskan bahwa verifikasi dokumen akan dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan, dan pelanggaran dapat berakibat diskualifikasi peserta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2vfw4ml63.html
Artikel Terkait
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
KulinerDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPolisi Ungkap Motif Penyekapan di Showroom Cakung karena Utang Cicilan
KulinerKasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Arsya Khadafi mengungkapkan penculikan dan penganiayaan terhadap Rizky Nur Aldriansyah (29) dipicu tunggakan cicilan pembelian sepeda motor Honda PCX senilai Rp30 juta selama 2 bulan. "Masalah utang piutang pembelian motor....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaRano Karno Ingin JIS Seperti San Siro Milan
KulinerWakil Gubernur Rano mendorong PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengelola Jakarta International Stadium (JIS) seperti San Siro di Italia pada Mei 2026. "San Siro adalah ikon sepak bola dunia yang hidup sebagai ruang sejarah, bisnis, dan hiburan....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
- 320 WNA Sindikat Judol Jakbar Segera Disidang di Indonesia
- Polisi Bekasi Tangkap Pengedar, Sita Ratusan Hexymer dan Tramadol
- HP Hilang di Flyover Jatibaru Ditemukan Pedagang
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Peredaran 100 Vape Etomidate di Tangerang Terbongkar
Artikel Terbaru
Pinkan Mambo Cerai Usai Abaikan Peringatan Anak
Penumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
Pemprov DKI dan Polda Integrasikan 50 Ribu CCTV Jakarta
Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris
BKI Tekankan Standar Keselamatan Kapal Cepat Batam
Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat Sebulan
Tautan Sahabat
- Israel Sita 40 Kapal Global Sumud Flotilla, 300 Aktivis Ditahan
- Saudi Perketat Pengawasan Haji 2026, Jemaah Ilegal Kena Denda Rp426 Juta
- Mal Terbesar Asia di Iran Kalahkan China Jadi Nomor Satu Dunia
- Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
- Pemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
- Iran Ancam Jadikan Teluk Oman Kuburan Kapal AS
- Ekonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan