Lokasi: Teknologi >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Teknologi57797 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2nteecox2.html
Artikel Terkait
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
TeknologiErnando menilai insentif kendaraan listrik merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat dihubungi Tribunnews....
Baca SelengkapnyaTerapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
TeknologiDr. dr....
Baca SelengkapnyaBPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
TeknologiPraktik seperti klaim tidak sesuai, penyalahgunaan layanan, hingga ketidaktepatan administrasi tidak hanya berdampak pada pemborosan anggaran, tetapi juga memengaruhi kualitas layanan di fasilitas kesehatan, mulai dari antrean pasien, keterbatasan pembiayaan tindakan medis, hingga akses terhadap layanan lanjutan di rumah sakit. Pujo menegaskan bahwa capaian efisiensi tersebut bukan semata-mata soal penghematan anggaran, melainkan bentuk tanggung jawab untuk memastikan dana gotong royong peserta JKN digunakan secara optimal bagi kepentingan pelayanan kesehatan masyarakat....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Setengah Langit - Idgitaf Ft Dere: Kunci Gitar Bahagia
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Senyum dari Matahari Idgitaf Dicintai
El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Luis de la Fuente: Tokoh Sentral Spanyol di Piala Dunia 2026
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Tautan Sahabat
- Gaji Megawati Rp1,7 M Lebih Tinggi dari Jordan Wilson
- Malaysia Masters 2026: Hanya Lanny/Apriyani ke 16 Besar
- Megawati Butuh Satu Poin Lagi, Jordan Wilson Bersinar
- 49 Offroader Ramaikan Kejurnas Adventure Offroad Kalteng 2026
- Syabil Umar Basalamah Juara 1 Usai Senggolan dan Fastest
- Thalita Petik Pelajaran Usai Kalah Rubber dari Ratchanok
- Rivan dan Nizar Resmi Mundur dari Timnas Voli Putra
- Kompetisi Football City Battle Resmi Digelar Antar-Kota
- Ginting Gagal Revans, Duel Saudara Hancur di Malaysia Masters 2026
- Atlet Muda Dinov Siap Bertarung di YOG Dakar 2026