Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Teknologi72614 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2ktiah1hs.html
Artikel Terkait
Neymar di Ujung Tanduk, Peluang Piala Dunia 2026?
TeknologiPelatih tim nasional Brasil, Dorian Jr, mengakui keputusan untuk tidak memanggil Neymar ke skuad merupakan pilihan yang sulit dan penuh pertimbangan. "Ketika Anda harus memilih, Anda harus mempertimbangkan banyak hal," ucap pelatih asal Italia itu....
Baca SelengkapnyaLedakan di Gereja Intan Jaya Lukai Empat Warga
TeknologiKementerian ESDM mencatat realisasi produksi minyak bumi pada 2024 mencapai 605. 000 barel per hari, turun 5,2% dari target 635....
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Papua Barat: Kaimana-Fakfak Hujan Malam
TeknologiCuaca ekstrem melanda sebagian besar wilayah Papua Barat pada hari ini, Selasa (21/1/2025). BMKG mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar ruangan, terutama nelayan, pengendara, dan warga di wilayah pesisir maupun pegunungan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
- Sekuriti Cabuli ART di Rumah Bupati Konsel Saat Jaga
- UMKM Ekraf Bali Bisa Pakai Sertifikat HKI untuk Pinjam KUR
- Bidan ORP Praktik di Kontrakan, Bayi Titipan Belum Diambil
- Turki Incar Investor Asing di Tengah Konflik Iran
- Sekretaris BNPP Tinjau Rumah Warga Perbatasan di Belu
Artikel Terbaru
Kode Redeem FF 12 Mei 2026: Klaim Skin & Diamond Gratis
Longsor Curug Subang, Dua Wisatawan Perempuan Ditemukan Tewas
Prakiraan Cuaca Bali: Besakih Hujan Petir, 8 Wilayah Waspada
Prakiraan Cuaca Bandung Raya: Barat Cerah, Kota Hujan
EVOS Kalah 0-2 dari NAVI di MPL ID S17
Prakiraan Cuaca Flores: Dominan Berawan, Potensi Hujan Hari Ini
Tautan Sahabat
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991