Lokasi: Hiburan >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Hiburan85 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2ivonsjws.html
Artikel Terkait
Luna Maya Bongkar Pembiayaan Rumah Tangga, Bantah Maxime Numpang Hidup
HiburanWarganet menilai Maxime hanya hidup numpang kepada Luna Maya setelah keduanya menikah pada 7 Mei 2025. Aktor 33 tahun ini tinggal di rumah Luna pasca pernikahan....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaIsrael Tangkap 5 Relawan, 4 WNI di Kapal GSF Rawan
HiburanIndonesia mengutuk keras tindakan militer Israel yang mencegat konvoi pelayaran bantuan kemanusiaan internasional dan menangkap sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi tersebut. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Dudung menyatakan situasi di lapangan masih sangat dinamis, dengan empat WNI lainnya masih dalam proses identifikasi dan koordinasi....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaMesir Perkuat Pertahanan Udara Arab Saudi, UEA, Kuwait
HiburanMedia Israel melaporkan pengerahan sistem pertahanan udara Ammon oleh Mesir, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA) untuk memperkuat kemampuan negara-negara Teluk menghadapi ancaman rudal jelajah dan drone. Sistem Ammon menggabungkan rudal permukaan-ke-udara, meriam anti-pesawat, jaringan radar, dan sistem pengendalian tembakan modern....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Polisi Ungkap Cekcok di Kamar Sebelum Pembunuhan di Kebumen
- Penasihat Iran Kirim Peringatan ke Trump Sebelum Lawatan ke China
- Rusia Tuduh Ukraina Siapkan Serangan Drone dari Baltik
- Analis Sebut Iran Akan Serang UEA, Timur Tengah Panas
- PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Tanjung Priok
- Iran Ancam Buka Front Baru Jika AS Lanjutkan Perang
Artikel Terbaru
Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
Putun Tunjuk Jenderal Tempur Pimpin Belgorod Gantikan Gubernur Mundur
D'MASIV Masukkan Ciledug dalam Tur Konser 5 Negara
Mahasiswi PhD Tewas Dibius dan Diperas Video Tak Senonoh
Tautan Sahabat
- Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
- Rusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
- Putin Temui Xi Jinping Bahas Kerja Sama Strategis
- Saudi Perketat Pengawasan Haji 2026, Jemaah Ilegal Kena Denda Rp426 Juta
- Lagu Suporter Buatan AI Kalahkan Anthem Resmi FIFA
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
- Pemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
- Iran Siapkan Tarif Baru di Selat Hormuz untuk Kapal Asing
- Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas