Lokasi: Kuliner >>
Pendaftaran UM-PTKIN 2026 Dibuka, Ini 6 Keunggulan Kuliah
Kuliner6 Dilihat
RingkasanUM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026 bagi generasi muda Indonesia yang ingin bergabung dengan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sebagai pusat pendidikan tinggi modern yang mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama. Abdul Aziz menyatakan PTKIN hadir sebagai institusi yang mengintegrasikan ilmu, nilai, dan karakter melalui UM-PTKIN 2026 untuk membuka kesempatan luas bagi generasi muda menjadi bagian dari ekosistem akademik inklusif, inovatif, dan berdaya saing....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2gf29rfj8.html
Artikel Terkait
Israel Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
KulinerFasilitas militer rahasia di Suriah yang disebut telah beroperasi sejak lama sebelum konflik besar antara Amerika Serikat dan Iran memicu kemarahan sejumlah pejabat keamanan. Laporan dari The New York Times mengungkap keberadaan pangkalan tersebut setelah seorang warga sipil bernama Awad ditemukan tewas secara misterius....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaBYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
KulinerWuling Atto 1 menjadi pilihan mobil listrik kompak yang menyasar konsumen urban dan pengguna pertama kendaraan listrik di Indonesia. "Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan listrik yang praktis, efisien dan mudah digunakan dalam aktivitas sehari-hari terus berkembang," kata Eagle Zhao dikutip Jumat (15/5/2026)....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
KulinerMesin mobil tiba-tiba mengalami overheat di tengah kemacetan panjang bisa menjadi mimpi buruk bagi pengendara. Ardy Alam, CEO PT Digital Otomotif Indonesia (Garasi....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Haaland Bersandar Lesu di Tiang Gawang saat City Juara FA
- Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- Pasangan Jepang Sekap Putri Disabilitas, Korban Malnutrisi
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Artikel Terbaru
Trump Minta Bantuan Xi Jinping Bujuk Iran
Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei
Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
Tautan Sahabat
- Drawing Malaysia Masters 2026: Ubed vs Lakshya Sen
- Unmul Juara Campus League Samarinda, Lolos ke The National Jakarta
- Macau Open 2026: Ginting dan Leo/Daniel Tampil, Ganda Campuran Absen
- EVOS Kalah 0-2 dari NAVI di MPL ID S17
- Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
- Ginting Tersingkir di Thailand Open 2026, Dikalahkan Musuh Bebuyutan
- Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026
- Ducati Coba Bangkit di MotoGP Catalunya 2026, Jumat
- Apriyani/Lanny Bidik Gelar Malaysia Masters 2026 Usai Thailand Open
- Gaji Megawati Rp1,7 M Lebih Tinggi dari Jordan Wilson