Lokasi: Properti >>
Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
Properti37894 Dilihat
RingkasanJalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-airlangga-unair.jpg)
Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya. Pendaftar jalur mandiri ini wajib memiliki nilai UTBK-SNBT 2026.
Pendaftaran Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 dibuka mulai 11 Mei hingga 8 Juni 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman pendaftaran.unair.ac.id. Sebelum mengisi formulir pendaftaran online, calon pendaftar diwajibkan memiliki akun pendaftaran yang akan digunakan sebagai login ke dalam Sistem Pendaftaran Online Universitas Airlangga.
Simak persyaratan, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 selengkapnya di bawah ini. Informasi lebih detail mengenai prosedur dan ketentuan dapat diakses melalui portal resmi universitas.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2eurm2ct2.html
Sebelumnya: Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Ini Harganya
Berikutnya: Petkovic Bawa Aljazair ke Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
Hammer Fight Series 3 Cetak Rekor 125 Pertandingan Sehari
PropertiHammer Fight Series 3 yang digelar di Bali United Studio, Jakarta Barat, pada Minggu (10/5/2026) berhasil memecahkan dua rekor sekaligus dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI). Dua rekor tersebut adalah kompetisi olahraga kombat dengan jumlah partai pertandingan terbanyak dalam satu hari serta pemberian sabuk juara terbanyak dalam satu ajang....
【Properti】
Baca SelengkapnyaHubungan Ekonomi Indonesia-Belarus Diperkuat Lewat Sektor Dagang
PropertiPT Indonesia Belarus Jaya, bagian dari Jaya Group, menandatangani nota kesepahaman bisnis (MoU) dengan sejumlah perusahaan asal Belarus senilai total Rp7 triliun untuk membuka pasar yang lebih kompetitif bagi kedua negara. CEO Jaya Group Tomy Suhartanto menegaskan, pembentukan PT Indonesia Belarus Jaya diarahkan untuk mengoptimalkan potensi unggulan kedua negara agar saling diserap dan dimanfaatkan oleh pasar masing-masing....
【Properti】
Baca SelengkapnyaRupiah Ditutup Melemah Rp17.703, Sulit Menguat
PropertiNilai tukar rupiah ditutup melemah ke level Rp17. 703 per dolar AS pada perdagangan, Selasa (19/5/2026) sore ini....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kode Redeem Fish It Roblox 19 Mei 2026 Klaim Hadiah
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
- ParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo 19 Mei: Popok Rp27.900
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- Mentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
Artikel Terbaru
Gregoria Mariska Belum Pensiun Usai Jadi Penyelamat di Olimpiade
SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta Perkuat Daya Saing RI
Junanto Herdiawan Resmi Pimpin BI Jabar Genjot Ekonomi Baru
Harga Emas Antam Hari Ini Merosot ke Rp2.764.000
Inggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon
Penjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah
Tautan Sahabat
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991