Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jatim 2026 Dibuka, Begini Cara Isi Nilai Rapor
Kesehatan7282 Dilihat
RingkasanSPMB Jatim 2026 merupakan sistem pendaftaran jalur masuk SMA dan SMK se-Jawa Timur yang mewajibkan sekolah SMP/MTs sederajat mengikuti tahap pra-pendaftaran sebelum pendaftaran resmi dimulai. Kepala sekolah atau petugas sekolah SMP/MTs yang ditunjuk dapat mengisi nilai rapor dari semester 1 sampai semester 5 untuk mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan (KI-3) saja atau Nilai Akhir sesuai format rapor masing-masing sekolah melalui laman rapor....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-Jatim-2026-di-httpsspmbjatimnet-untuk-pendaftaran-SMASMK-se-Jawa-Timur.jpg)
SPMB Jatim 2026 merupakan sistem pendaftaran jalur masuk SMA dan SMK se-Jawa Timur yang mewajibkan sekolah SMP/MTs sederajat mengikuti tahap pra-pendaftaran sebelum pendaftaran resmi dimulai.
Kepala sekolah atau petugas sekolah SMP/MTs yang ditunjuk dapat mengisi nilai rapor dari semester 1 sampai semester 5 untuk mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan (KI-3) saja atau Nilai Akhir sesuai format rapor masing-masing sekolah melalui laman rapor.spmb.jatimprov.go.id menggunakan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan akun sekolah. Jika sekolah belum memiliki username dan password, petugas dapat menghubungi cabang dinas pendidikan setempat.
Tata cara login meliputi: buka laman rapor.spmb.jatimprov.go.id, masukkan username dan password lalu klik "Masuk", setelah login isi nama kepala sekolah, email kepala sekolah, NIP kepala sekolah, password lama, password baru, dan konfirmasi password baru. Setelah masuk ke dashboard, cek menu "Data Siswa" untuk memverifikasi jumlah siswa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2ddub3emj.html
Artikel Terkait
Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
KesehatanJumlah korban meninggal akibat kecelakaan kerja di Prefektur Shiga tercatat sebanyak delapan orang, turun dua orang dibanding tahun sebelumnya. Namun jumlah korban luka dan kecelakaan kerja yang memerlukan cuti lebih dari empat hari justru meningkat menjadi 1....
Baca SelengkapnyaDokter Tifa Kritik UGM Soal Transparansi Ijazah Jokowi
KesehatanDokter Tifa mengecam sikap UGM yang dinilainya justru menutupi data terkait polemik ijazah Presiden Joko Widodo, padahal universitas seharusnya berdiri di atas bukti atau evidence base. Ia menegaskan bahwa polemik tersebut tidak seharusnya dibawa ke ranah pidana atau saling serang antarkelompok, melainkan diuji secara terbuka melalui jalur keterbukaan informasi publik....
Baca SelengkapnyaDemokrat Terima Delegasi PAP, Bahas Peran Politik Wanita
KesehatanPerempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI) menghadiri pertemuan yang dihadiri Ketua PIA Fraksi Demokrat DPR RI Aliya Rajasa Yudhoyono bersama jajaran pengurus dan kader. Ketua Umum PDRI Vitri C....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kode Redeem Fish It Roblox 19 Mei 2026 Klaim Hadiah
- FPN Desak Prabowo Bebaskan Jurnalis Ditangkap Israel
- Kemenkes Peringatkan Demam Usai Bepergian dari Afrika
- Pemerintah Didorong Bertindak Bebaskan Aktivis dan Jurnalis
- Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
- Noel Ebenezer Nilai Tuntutan 5 Tahun Penjara Dipaksakan
Artikel Terbaru
Penahanan Jurnalis Slamet Ariyadi oleh Israel Ancam Kebebasan Pers
Bareskrim Periksa 40 WNA Pelaku Judol Hayam Wuruk
3 Juri Lomba 4 Pilar MPR Dinonaktifkan, Ini Profilnya
Daftar Barang Mewah Sandra Dewi Dilelang Kejagung
Kode Redeem Genshin Impact 19 Mei 2026, Klaim Segera
AKP Deky Tiba di Bareskrim, Tangan Diborgol
Tautan Sahabat
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia