Lokasi: Properti >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Properti493 Dilihat
RingkasanPendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Pendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi. Khusus program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftarannya sebesar Rp750 ribu.
Jalur seleksi ini memberikan kesempatan khusus bagi siswa berprestasi di bidang organisasi, terutama yang aktif dalam kegiatan OSIS dan Pramuka selama masa sekolah. Calon pendaftar harus memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan oleh panitia penerimaan mahasiswa baru Unesa. Tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, serta dokumen yang diperlukan dapat diakses secara lengkap melalui portal resmi universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai syarat, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 dapat diperoleh melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan seluruh dokumen dan mematuhi batas waktu pendaftaran yang telah ditentukan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/29nf2sp4k.html
Artikel Terkait
Megawati Butuh Poin, Jordan Wilson Cemerlang di Luar Negeri
PropertiMegawati Hangestri menjadi ancaman utama bagi Hillstate di Liga Voli Korea. Hillstate memilih Megawati Hangestri sebagai lawan tangguh karena kekuatannya sebagai spiker andal....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPolisi Tangkap Penghalang Ambulans di Depok
PropertiPolisi menangkap pelaku pengrusakan ambulans yang viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 11....
【Properti】
Baca SelengkapnyaIbadah Kenaikan Yesus 2026 di GPIB Immanuel Jakarta
PropertiPuluhan umat Kristen Protestan mengikuti Ibadah Hari Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga di Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel Jakarta. Ibadah berlangsung di ruang utama gereja dan dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Jemaat....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Atlet Muda Dinov Siap Bertarung di YOG Dakar 2026
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai Dua Grogol Jakbar
- Laga Persija vs Persib, TNI-Polri Patroli 13 Titik Nobar
- Ditpolairud Tangkap dan Lepas Liarkan 180 Ikan Napoleon
- Arsitek Bali Nyoman Popo Danes Bawa Filosofi ke Panggung Dunia
- Keringanan PBB-P2 DKI 2026 Berlaku Bertahap, Cek Jadwalnya
Artikel Terbaru
Messi Kalahkan Tagihan Gaji 28 Klub MLS
Pengunjung Ancol Sepi Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
ART di Bekasi Ditangkap Curi Perhiasan Majikan karena Uang Gaib
Prakiraan Cuaca BMKG: Cerah di Sejumlah Wilayah Jabodetabek
Citra Satelit Tunjukkan Kebocoran Minyak di Pulau Kharg, Iran Bantah
Cekcok di Cibubur Berujung Penganiayaan dan Mobil Dirusak
Tautan Sahabat
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya