Lokasi: Teknologi >>

Ringgit Malaysia Menguat, Faktor Penopang Kekuatan Terungkap

Teknologi81 Dilihat

RingkasanHarga minyak mentah dunia turun setelah Iran mengevaluasi proposal dari AS yang mempersempit kesenjangan negosiasi. West Texas Intermediate (WTI) turun 1,49 persen menjadi 97,79 dolar AS per barel, sementara Brent turun 2,32 persen menjadi 102,58 dolar AS per barel....

Ringgit Malaysia Menguat,<strong></strong> Faktor Penopang Kekuatan Terungkap

Harga minyak mentah dunia turun setelah Iran mengevaluasi proposal dari AS yang mempersempit kesenjangan negosiasi. West Texas Intermediate (WTI) turun 1,49 persen menjadi 97,79 dolar AS per barel, sementara Brent turun 2,32 persen menjadi 102,58 dolar AS per barel.

Ringgit Malaysia diperkirakan tetap mendapat dukungan kuat di kisaran 3,95 hingga 3,96 terhadap dolar AS hari ini. Posisi fiskal pemerintah terus membaik dengan defisit fiskal menyempit menjadi 17,1 miliar ringgit Malaysia atau 3,3 persen dari PDB pada kuartal I 2026, dari 21,9 miliar ringgit Malaysia atau 4,5 persen dari PDB pada periode yang sama tahun 2025.

Ringgit menguat terhadap poundsterling Inggris menjadi 5,3120/3247 dari 5,3220/3267, menguat terhadap euro menjadi 4,5945/6056 dari 4,6037/6078, dan naik terhadap yen Jepang menjadi 2,4866/4928 dari 2,4906/4929. Ringgit juga menguat terhadap dolar Singapura menjadi 3,0949/1026 dari sebelumnya 3,0967/0997 dan menguat terhadap baht Thailand menjadi 12,1286/1648 dari sebelumnya 12,1304/1468.

Menjelang 2026, sejumlah faktor besar seperti penataan ulang rantai pasokan global, pengelolaan fiskal yang lebih kuat, hingga peningkatan investasi asing langsung menjadi faktor utama yang mendukung penguatan ringgit.

Tags:

Artikel Terkait